Syahrini Ditangkap Satpol PP di Perumahan Gresik Kota Baru

Setiap harinya, Syahrini bisa mendapatkan Rp 50 hingga Rp 60 ribu dari hasil mengemis.

Chandra Iswinarno
Kamis, 14 Mei 2020 | 19:31 WIB
Syahrini Ditangkap Satpol PP di Perumahan Gresik Kota Baru
Syahrini saat diamankan Satpol PP Gresik di perumahan GKB. [Suara.com/Amin Alamsyah]

SuaraJatim.id - Syahrini (50) warga Kecamatan Mantup, Lamongan ditangkap Satpol PP Gresik di daerah perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kamis (14/5/2020). Syahrini bersama 50 gepeng lainnya diamankan petugas karena ketahuan mengemis saat Pemberlakukan Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Gresik.

Menurut pengakuan Syahrini, pekerjaan mengemis itu sudah dilakoni selama 1,5 tahun. Per harinya, seorang yang memiliki nama yang mirip dengan artis pencetus slogan maju mundur cantik itu, bisa mendapatkan Rp 50 hingga Rp 60 ribu dari hasil mengemis.

“Sudah tidak ada saudara lagi, tinggal cucu yang saya rawat. Ibunya meninggal dua tahun lalu karena melahirkan anaknya,” cerita Syahrini saat ditemui di GKB.

Ia sendiri mengaku, terpaksa mengemis karena keadaan ekonomi. Apalagi cucu Syahrini baru berusia dua tahun. Hasil dari mengemis biasanya digunakan untuk kebutuhan setiap hari dan membelikan susu untuk cucunya.

Baca Juga:Berkeliaran saat PSBB, Gembel dan Pengemis Ditangkap Satpol PP

“Saya setiap hari tinggal di rumah indekos, Desa Samir, Kecamatan Duduksampeyan. Per bulannya, harus bayar Rp 300 ribu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Gresik Abu Hasan mengatakan sebanyak 50 gelandangan dan pengemis itu dirazia saat melakukan operasi di perumahan GKB. Sesuai data, para gepeng itu tidak hanya berasal dari Gesik. Melainkan beberapa kabupaten seperti, Bojonegoro, Tuban hingga Rembang Jawa Tengah.

“Dalam pemutusan mata rantai Virus Corona, kami di pemerintahan akan menindak bagi gepeng yang ketahuan berkeliaran. Selanjutnya mereka yang berasal dari luar Kabuaten Gresik akan kami serahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) setempat,” jelasnya.

Sedangkan untuk warga Gresik sendiri akan dilakukan pembinaan. Jika ketahuan melakukan kesalahan yang sama, pihak pemkab akan melakukan penindakan yang lebih tegas.

“Ada peningkatan eskalasi karena menjelang hari raya, ini biasa terjadi setiap tahun. Kemudian ada juga yang sebelumnya pemulung kemudian beralih menjadi pengemis,” katanya.

Baca Juga:Pengemis Dadakan Dibawa ke GOR Tanah Abang yang Juga Tempat Isolasi Corona

Kontributor : Amin Alamsyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini