Bupati Banyuwangi Bakal Simulasikan New Normal dalam Tahlilan

Puskesmas terdekat bisa melakukan pendampingan bagi para kiai. Mulai dari pelaksanaan aktivitas belajar, termasuk juga untuk cara tahlilan yang aman di kalangan warga."

Chandra Iswinarno
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:36 WIB
Bupati Banyuwangi Bakal Simulasikan New Normal dalam Tahlilan
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. [suara.com/Laban Laisila]

SuaraJatim.id - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mensimulasikan pemberlakuan protokol kesehatan saat New Normal dimulai dengan acara Tahlilan. Hal tersebut disampaikan Anas saat meminta saran dan petunjuk dari sejumlah tokoh agama untuk menentukan skema New Normal dalam kegiatan tahlilan.

Misalnya, membahas kemungkinan menerapkan protokol kesehatan saat kegiatan tahlilan berlangsung.

“Bagaimana jika tahlilan, tempat duduk berjarak, tersedia hand sanitizer dan sarana sanitasi. Tentu kita pahami tidak semua warga, misalnya, bisa sediakan hand sanitizer, maka perlu saling bantu,” katanya seperti dilansir Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Jumat (29/5/2020).

Dia mengemukakan, skema New Normal dalam tahlilan yang mengikuti protokol kesehatan bisa dilakukan dengan melakukan penggiliran orang yang ikut pengajian tersebut.

Baca Juga:Penataan Ruang Publik di Kota Serang untuk Sambut New Normal

”Tadi juga dibahas, saat tahlilan, yang biasanya mengundang katakanlah 40 orang selama 7 hari, untuk sementara waktu cukup 10 orang saja hari pertama, 10 orang lainnya hari kedua, dan seterusnya,” ujarnya.

Untuk itu, Anas menyatakan, pihaknya siap berkolaborasi untuk tata laksana kesehatan lingkungan ponpes.

“Puskesmas terdekat bisa melakukan pendampingan bagi para kiai. Mulai dari pelaksanaan aktivitas belajar, termasuk juga untuk cara tahlilan yang aman di kalangan warga,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PCNU Banyuwangi KH Ali Makki Zaini mengusulkan New Normal untuk disimulasikan sesegera mungkin. PCNU juga menyerahkan sejumlah rekomendasi tentang pelaksanaan pendidikan di madrasah dan pesantren.

Bahkan, PCNU siap membikin pilot project di empat majelis wilayah cabang (MWC), yaitu struktur NU di tingkat kecamatan.

Baca Juga:Viral Sopir Ojol Pasang Sekat Plastik Malah Diprotes, Publik: New Normal

“Sebagai pilot project, kami tunjuk empat MWC untuk penerapan new normal tahlilan in, yaitu MWC Purwoharjo, Cluring, Kabat, Glagah. Serta satu pesantren untuk uji coba new normal, yaitu Ponpes Manbaul Falah, Kecamatan Singojuruh,” ujar Gus Makki, sapaan KH Ali Makki Zaini.

Gus Makki menambahkan, NU siap mensosialisasikan New Normal kepada jamaah.

“Nahdliyin harus menjadi contoh untuk selalu taat protokol kesehatan demi kemaslahatan umat,” ujarnya.

Gus Makki mengakui, pesantren menjadi pekerjaan rumah bagi NU. Santri sudah terlalu lama libur.

“Kami ingin santri bisa segera belajar, apalagi mereka dalam waktu dekat mulai masuk. Jadi, kami harus benar-benar memastikan protokol Covid-19 di kalangan santri,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak