Diduga Tak Berizin, Polisi Panggil Panitia Penyelenggara Seni di Surabaya

"Segera mungkin dilakukan pemeriksaan untuk dimintai keterangan."

Dwi Bowo Raharjo
Sabtu, 22 Agustus 2020 | 14:40 WIB
Diduga Tak Berizin, Polisi Panggil Panitia Penyelenggara Seni di Surabaya
plaza atas Alun-alun Surabaya yang berada di Kompleks Balai Pemuda, Jalan Gubernur Suryo. (Suara.com/Dimas)

SuaraJatim.id - Kerumunan massa yang terjadi saat pagelaran pentas seni di Alun-alun Surabaya mendapat perhatian dari polisi. Acara yang diduga tak memiliki izin tersebut melanggar protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Polrestabes Surabaya pun berencana memanggil panitia penyelenggara acara tersebut. Dalam waktu dekat, surat panggilan akan dilayangkan.

"Iya benar, rencananya nanti akan dilakukan panggilan sesegera mungkin," kata Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP M Akhyar saat dikonfirmasi SuaraJatim.id, Sabtu (22/8/2020).

Mengenai siapa identitas panitia acara yang bakal dipanggil, sayangnya tak disebutkan oleh Akhyar. Yang pasti penyelenggaranya dan segera mungkin dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga:Anak 2 Tahun Ogah Pakai Masker, Satu Keluarga Diusir dari Pesawat

"Penyelenggaranya nanti yang dipanggil. Segera mungkin dilakukan pemeriksaan untuk dimintai keterangan" katanya.

Akhyar menyebut panggilan itu berkaitan dengan dugaan pelanggaran Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020, tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19.

"Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemkot Surabaya menghentikan pentas kesenian di Alun-Alun Suroboyo di Balai Pemuda yang baru saja diresmikan Wali Kota Tri Rismaharini. Pengentian acara itu lantaran di sana banyak kerumunan massa untuk berswafoto.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya langsung mengumumkan pembatalan acara Tampilan Kesenian di Alun-Alun Suroboyo (Plaza Balai Pemuda). Meski seharusnya acara itu masih berlangsung hingga pekan depan.

Baca Juga:13 Hari Tanpa Kasus Covid-19 Baru, Warga Beijing Boleh Tak Pakai Masker

Di sisi lain, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 yang juga Kepala BPB Linmas Kota Surabaya Irvan Widyanto meminta maaf kepada masyarakat yang belum terfasilitasi melihat langsung Alun-alun Suroboyo.

“Pertama-tama kami mohon maaf ya, kepada warga yang mungkin belum berkesempatan untuk bisa melihat alun-alun. Terima kasih antusiasnya. Tapi kami yakinkan bahwa mungkin bisa diganti hari ya, kalau hari ini belum bisa hari besok dan seterusnya,” kata Irvan.

Ia turut meminta masyarakat tidak menimbulkan kerumunan saat di Alun-alun Suroboyo.

“Justru karena mereka tidak bisa masuk tapi tambah berkerumun di pedestrian. Sebetulnya saya yakin semua akan mendapatkan kesempatan itu, karena kapasitas alun-alun sendiri selama pandemi ini, hanya cukup untuk 200 orang,” terang Irvan.

Kontributor : Arry Saputra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak