alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bentuk Mirip, Tapi Jangan Keliru Mengenali Pentol, Cimol dan Cilok

Muhammad Taufiq | Muhammad Taufiq Kamis, 03 September 2020 | 11:54 WIB

Bentuk Mirip, Tapi Jangan Keliru Mengenali Pentol, Cimol dan Cilok
Ilustrasi Cilok. [Shutterstock]

Ada yang keliru menyebut pentol sebagai cilok, begitu juga sebaliknya.

SuaraJatim.id - Kuliner Indonesia memang beragam. Termasuk jajanannya. Beda daerah bisa berarti beda nama, cara, juga rasa. Termasuk kalau bicara olahan kanji. Ada pentol, cimol dan cilok.

Bentuk ketiga jajanan ini memang mirip. Tapi rasa, tekstur dan cara menyuguhkannya beda. Satu-satunya persamaan jajanan ini umumnya sama-sama berbentuk bulat.  Meskipun varian bentuk belakangan bisa beragam.

Bentuk yang mirip ini seringkali membuat masyarakat keliru ketika mengenalinya. Ada yang keliru menyebut pentol sebagai cilok, begitu juga sebaliknya.

Nah, agar tak keliru mengenali pentol, cimol dan cilok, simak ulasan berikut ini yang disarikan dari berbagai sumber. Perbedaan pertama itu terkait asal usulnya. Pentol berasal dari Jawa Timur. Pentol ini istilah lain untuk menyebut bakso berukuran mini.

Baca Juga: Nostalgia Jajanan Jadul, Yuk Coba Resep Leker Crispy Ini di Rumah

Sedangkan cimol dan cilok berasal dari daerah Jawa Barat. Cimol itu akronim dari aci digemol, sementara cilok akronim dari aci dicolok. Berikutnya bicara bahan dan cara mengolahnya juga berbeda.

Pentol ini terbuat dari campuran daging giling dengan tepung kanji. Lalu dicetak atau dibentuk bulatan kecil kemudian direbus. Adakalanya adonan pentol dimasukkan ke dalam tahu goreng. Ini namanya pentol tahu.

Sementara cilok dan cimol umumnya hanya berbahan kanji dan air serta penyedap rasa. Kemudian dicetak bulat-bulat. Kalau digoreng namanya cimol, yang dikukus namanya cilok. Jajanan ini sangat populer di Jawa Barat. Biasanya cilok ini akan ada tambahan isian seperti keju, daging cincang, abon, dan lain sebagainya.

Lalu tekstur ketiganya juga berbeda. Pentol cenderung agak kasar sebab ada campuran daging. Cimol lebih garing renyah, bagian dalam agak kenyal saat dikunyah. Lalu untuk cilok teksturnya licin dan kenyal dan enggak kasar.

Nah, itu perbedaan paling mencolok ketiga jajanan ini. Untuk cara penyajian relatif mirip. Ketiganya sama-sama disuguhkan dengan taburan bumbu. Bedanya, cimol disuguhkan dengan ditaburi bumbu kering, sementara cilok dan pentol dikasih adonan sambal kacang, saos dan kecap.

Baca Juga: Pedasnya Mantap! Begini Cara Membuat Mapo Tofu Nikmat ala Restoran

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait