Tak Terlacak, 2 Cewek di 'Jalur Gowes Gadis Desa' Bawaan Pengamen Foto?

"Tidak ada jalur itu (Gadis Desa). Itu 'ngamen'. Sama seperti kalau ada ramai-ramai wisuda, kan ada tukang foto," kata Camat Karang Ploso.

Muhammad Taufiq
Senin, 14 September 2020 | 19:37 WIB
Tak Terlacak, 2 Cewek di 'Jalur Gowes Gadis Desa' Bawaan Pengamen Foto?
Jalur Gowes Gadis Desa, Viral Video Pesepeda Rebutan Selfie Wanita Berjarit (Instagram)

SuaraJatim.id - Heboh "Jalur Gowes Gadis Desa" di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang masih menyisakan tanda tanya. Siapa sebenarnya yang memiliki program kontroversial tersebut.

Kekinian, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang masih memanggil pihak-pihak untuk diklarifikasi, Senin (14/9/2020). Salah satu yang dipanggil adalah Camat Karangploso Indra Gunawan.

"Sudah dipanggil Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ini tadi. Intinya klarifikasi, saya kan hanya mendampingi saja karena ada Pak Bupati (Sanusi), saya kan juga diundang," kata Indra dihubungi melalui telepon selulernya.

Ia melanjutkan, gowes pada Minggu 6 September 2020 lalu itu diselenggarakan oleh paguyuban desa Kecamatan Karangploso.

Baca Juga:249 Warga Postif Covid-19, Jatim Menduduki Peringkat Ketiga Terbanyak

Namun, dalam pelaksanaannya, termasuk mengatur jalur gowes, melibatkan pihak ketiga atau event organizer (EO). Meskipun demikian, Ia tidak tahu menahu siapa EO tersebut. "Say tidak tahu," ujarnya.

Namun, lajut Indra, diyakininya bahwa Jalur Gowes Gadis Desa yang menyuguhkan dua perempuan hanya memakai kemben atau jarit tersebut ilegal.

"Tidak ada jalur itu (Gadis Desa). Itu 'ngamen'. Sama seperti kalau ada ramai-ramai wisuda, kan ada tukang foto," ujarnya.

Masalahnya dalam poster promosi yang viral di media sosial mencantumkan logo branding Kabupaten Malang. Apalagi kegiatan tersebut sempat dihadiri oleh bupati setempat, M Sanusi.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara. Namun demikian, kegiatan tersebut bukan diselenggarakan pemerintah, melainkan event organizer. Namun pihaknya enggan menyebutkan nama pihak penyelenggara.

Baca Juga:Dua Hari Jebakan Tikus Listrik di Jatim Kenai Orang, Dua-Duanya Tewas

Made juga membenarkan kalau Bupati Sanusi juga sempat hadir di sana. "Karena diundang, bupati pasti hadir. Tapi kita kan cuma diundang untuk pemberangkatan," katanya saat dihubungi suara.com.

Belakangan Made baru tahu kemunculan poster kontroversial dan viral cewek memakai kain jarik alias kemben "Jalur Gowes Gadis Desa" dengan mencantumkan branding resmi pariwisata Pemkab Malang.

Pemkab juga kaget pasca viral di berbagai platform media sosial. Bahkan telah banyak komplain yang diterimanya. "Jangan sampai terjadi eksploitasi perempuan seperti itu. Banyak yang komplain langsung ke saya, terutama ibu-ibu," katanya.

Kontributor : Aziz Ramadani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak