Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dibackup Pemuda Pancasila, Eri - Armuji Siap 'Ditawur' Sembilan Partai

Muhammad Taufiq Jum'at, 18 September 2020 | 19:18 WIB

Dibackup Pemuda Pancasila, Eri - Armuji Siap 'Ditawur' Sembilan Partai
Eri Cahyadi - Armuji saat teken kontrak dukungan sama Pemuda Pancasila Surabaya (Foto: Dimas Angga)

"Kita ini ditawur oleh sembilan partai, enggak ngurus," kata Armuji.

SuaraJatim.id - Bakal pasangan calon (Bacalon) Wali Kota Surabaya dari PDI Perjuangan, Eri Cahyadi-Armuji, merangkul Pemuda Pancasila Surabaya jelang Pilkada Kota Surabaya 2020.

Armuji mengaku tidak takut meskipun nanti bakal menghadapi koalisi sembilan partai yang mengusung Bacalon Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno.

"Kita ini ditawur oleh sembilan partai, enggak ngurus. Ini yang tentunya harus kita renungkan, enggak opo-opo, sembilan partai, sing penting kene menang (enggak apa-apa, sembilan partai, yang penting sini menang)," ujar Armuji, Jumat (18/9/2020) sore.

Dalam Pilwali Kota Surabaya, hanya ada dua Bacalon yang akan ikuti pemilu pada Desember 2020 nanti. Bacalon Eri-Armuji melalui PDI Perjuangan, dan Machfud Arifin - Mujiaman Sukirno melalui sembilan partai, diantaranya PPP, PKS, Golkar, Nasdem, PKB, Demokrat, Gerindra, PAN, Perindo.

Armuji hanya mengatakan, bahwa Pilwali tahun ini untuk mencari pemimpin, bukan tawuran. "Kita ini mencari pemimpin opo jange tawuran? (apa mau tawuran?) Kalau cari pemimpin ya enggak usah keroyokan," ujarnya.

"PDI Perjuangan, Pemuda Pancasila, PSI dan Partai-partai non parlemen, cukup wis, sing penting karo rakyat (yang penting sama rakyat), sing nyoblos iku rakyat (yang menyoblos itu rakyat)," ujar Armuji di depan massa Pemuda Pancasila Surabaya.

Ia juga menyarankan massa PP Surabaya, jika menemui kecurangan di Pilwali Kota Surabaya untuk menangkap yang bersangkutan.

"Pemuda Pancasila, sudah terbiasa dengan gerakan-gerakan seperti ini, maka nanti kalau ada orang-orang pada saat mereka mau bermain money politik, maka tugas Pemuda Pancasila untuk menangkap mereka," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, jika Bacalon Eri-Armuji hanya mengandalkan kebaikan, yang selama ini sudah ditanamkan oleh wali kota sebelumnya, dan mengkritik bagi penyebar sembako di Pilwali.

"Modal kita itu modal kebaikan, bukan uang, untuk bagi-bagi sarung, untuk bagi-bagi sembako. Maka sampaikan pada masyarakat Surabaya, ambil sembakonya, ambil sarungnya, coblos Eri Cahyadi dan Armuji, bukan mereka, itu yang harus kalian gaungkan pada seluruh rakyat Surabaya," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait