Sedang Program Menurunkan Berat Badan, Kapan Waktu Terbaik Makan Berat?

Bagi orang yang sedang dalam program penurunan berat badan, coba terapkan pola makan ini!

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi
Rabu, 30 September 2020 | 15:04 WIB
Sedang Program Menurunkan Berat Badan, Kapan Waktu Terbaik Makan Berat?
Ilustrasi diet mediterania, salad, diet mind, makanan sehat. (Shutterstock)

SuaraJatim.id - Bagi orang yang sedang dalam program penurunan berat badan, coba terapkan pola makan ini!

Menurut pakar kesehatan, dr. Zaidul Akbar, makan siang antara pukul 12 hingga pukul empat sore adalah waktu terbaik makan besar untuk mereka yang tengah diet.

Ini terjadi karena menurut teori, hormon lapar yaitu hormon ghrelin sedang dalam kadar tinggi-tingginya,

"Makan ala Mediterania yaitu makan dari jam 12 atau jam 3 sampai jam 4 sore, itu makan di saat hormon ghrelin kita sedang tinggi-tingginya, itu makan yang paling baik," ujar dr. Zaidul mengutip kanal YouTubenya dr. Zaidul Akbar Official dikutip suara.com, Rabu (30/9/2020).

Baca Juga:Bernarkah Hormon Stres Bisa Meningkatkan Berat Badan?

Meski sama-sama hormon lapar, ghrelin berbeda dengan leptin. Ghrelin adalah hormon yang membuat Anda ingin makan dan meningkatkan rasa lapar. Hormon ini hanya diproduksi saat jumlah gula dalam darah menurun, lambung kosong atau ketika melihat makanan enak atau minuman yang menggiurkan.

Sedangkan makan ala mediteriania adalah pola makan yang terdiri atas sayur, ikan, dan buah atau dikenal juga sebagai pola makan sehat karena mengandung nutrisi yang lengkap dari banyak serat, sedikit lemak tidak sehat, dan jumlah protein yang tinggi.

Selebihnya, kata dokter yang menyandang predikat dokter sunnah rasulullah itu, di luar jam tersebut kita bisa mengonsumsi buah dan kacang-kacangan sebagai camilan sehat.

Cemilan sehat yang dimaksud adalah yogurt, kacang almond, keju, kacang tanah, kacang polong, kacang merah, kacang kedelai dan sebagainya. Cemilan ini tidak hanya rendah lemak tetapi juga baik untuk kesehatan jantung, dan melancarkan peredaran darah.

"Bisa juga ditambah kurma, atau kismis itu bagus dan cukup," tutup dr. Zaidul.

Baca Juga:Nggak Usah Diet, 8 Jenis Celana Ini Samarkan Lemak Menggelambir di Perut

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak