alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditunda, Demo Omnibus Law di Surabaya Tak Jadi Empat Hari Berturut-Turut

Muhammad Taufiq Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:13 WIB

Ditunda, Demo Omnibus Law di Surabaya Tak Jadi Empat Hari Berturut-Turut
Aksi buruh di Surabaya batal digelar mepat hari berturut-turut (Foto: GetolJatim)

"Iya betul dibatalkan, karena soal efektivitas saja karena hari Jumat, cuman ini masih koordinasi sama teman-teman DPW," kata Nuruddin.

SuaraJatim.id - Aksi Gerakan Tolak Omnibus Law (Getol) Jatim yang semula rencananya diadakan selama 4 hari ditunda. Alasan aksi ini dibatalkan lantaran waktunya yang singkat mengingat pada tanggal 23 bertepatan dengan hari Jumat.

Wakil Ketua DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur Nuruddin Hidayat membenarkan informasi itu. Saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan DPW untuk menentukan konsep pengganti waktu untuk aksi.

"Iya betul dibatalkan, karena soal efektivitas saja karena hari Jumat, cuman ini masih koordinasi sama teman-teman DPW. Rencana tanggal 23 perwakilan demo kecil-kecilan, menentukan konsep," ujar Nuruddin saat dikonfirmasi, Kamis (22/10/2020).

Sebetulnya, Getol berencana menggantinya bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda, namun karena hari itu adalah hari libur maka diambil hari sebelumnya.

Baca Juga: Ada Sejumlah Proyek Pemkot Era Wali Kota Risma yang Mangkrak Versi DPRD

"Karena tanggal merah, muludan, akhirnya kita ambil selasanya. Biasanya kalau buruh hari Senin, Sabtu dan Minggu pulang kampung baru balik Senin pagi atau siang. Jadi massa kurang maksimal," jelasnya.

Nuruddin juga menegaskan ditundanya demo ini juga bukan karena tekanan dari pihak lain.

"Gak ada tekanan dari pihak lain. Kita sudah tegaskan ke aparat jangan coba-coba melarang kita melakukan demonstrasi. Itu pun perjuangan secara konstitusional yang telah dilindungi UU 1998," terangnya.

Nuruddin mengatakan, aksi yang ditunda rencananya akan diganti pada Selasa (27/10/2020) mendatang. Elemen buruh yang akan turun nanti mulai dari FSPMI, KSPI, FPSI dan elemen lainnya.

"Ini nanti hasil koordinasi gimana apakah tetap sesuai rencana awal turun hanya memasukkan konsep dama tuntutan perwakilan saja yang demo tanggal 27 demo besar," katanya.

Baca Juga: Polisi Peringatkan Cewek Surabaya Joget-Joget Saat Kendarai Motor

Terkait keikutsertaan mahasiswa dalam aksi ini, Ia mengatakan masih belum ada koordinasi. Namun, yang jelas seluruh serikat buruh Jatim akan turun.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait