alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Utang Tak Dibayar, Remeja Ini Tega Tenggelamkan Sahabatnya Sendiri

Budi Arista Romadhoni Sabtu, 24 Oktober 2020 | 07:10 WIB

Utang Tak Dibayar, Remeja Ini Tega Tenggelamkan Sahabatnya Sendiri
Ilustrasi tenggelam (Unsplash/Ian Espinosa)

Korban memiliki hutang Rp200 ribu kepada AHR untuk membeli game online, tak kunjung dibayar, AHR pun akhirnya menenggelamkan sahabatnya ke sungai

SuaraJatim.id - Kasus pembunuhan yang dilakukan AHR (16) terhadap Muhammad Alfian Rizky Pratama (12), warga Desa Sambongdukuh, Kecamatan/Kabupaten Jombang akhirnya terkuak.

Motifnya mulai terbongkar, yaitu dipicu utang korban sebesar Rp200 ribu terhadap pelaku.

Korban punya utang Rp200 ribu untuk membeli game online. Dari situlah pelaku menaruh dendam.

Hingga kemudian AHR menjemput korban di rumahnya untuk diajak ke wisata alam Kedungcinet, Desa Pojok Klitih, Kecamatan Plandaan. Mereka berangkat bertiga dengan mengendarai sepeda motor pada Rabu (21/10/2020).

Di tempat wisata tersebut mereka bermain di sungai yang penuh bebatuan. Tiga remaja ini juga sempat berswafoto di lokasi. Dari situlah AHR mendorong korban hingga tercebur ke cekungan sungai.

“Korban sempat berenang ke tepian. Tapi ditendang oleh pelaku dan tenggelam. Motifnya uang Rp 200 ribu,” kata Kapolsek Plandaan AKP Akwan dilansir dari Beritajatim.com media jaringan Suara.com, Jumat (23/10/2020).

Untuk menutupi perbuatannya, AHR pulang dan melapor ke orangtua korban bahwa Alfian terpeleset masuk sungai saat swafoto.

Awalnya pihak keluarga tak menaruh curiga. Pencarian pun dilakukan, jasad Alfian ditemukan tak bernyawa pada Rabu sore.

Sehingga jasad bocah kelas VI MI (Madrasah Ibtidaiyah) ini langsung dikebumikan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Desa Sambongdukuh, Jombang.

Selang dua hari, MA (17) yang notabene melihat kejadian itu menceritakan kondisi sebenarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait