Mengenang Syekh Ali Jaber, Setelah Jadi WNI: I Love You Indonesia!

Syekh Ali Jaber meninggl dunia akibat sakit yang dideritanya sejak beberapa waktu terakhir ini.

Muhammad Taufiq
Kamis, 14 Januari 2021 | 11:25 WIB
Mengenang Syekh Ali Jaber, Setelah Jadi WNI: I Love You Indonesia!
Syekh Ali Jaber. (Youtube/Sasak Update TV)

SuaraJatim.id - Syekh Ali Jaber meninggl dunia akibat sakit yang dideritanya sejak beberapa waktu terakhir ini. Ulama penghafal Alquran ini tutup usia di Rumah Sakit Yarsi Jakarta, Kamis (14/01/2021).

Syekh Ali Jaber mulai berdakwah di Indonesia pada 2008 dan telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 2012. Pada program Ramadan tahun lalu, Syekh Ali sering kali muncul di televisi.

Syekh Ali juga sempat menjadi juri pada Hafiz Indonesia dan menjadi Da'i dalam berbagai kajian di beberapa stasiun televisi nasional.

Ia pernah mengumumkan status WNI lewat Instagram pribadinya beberapa waktu lalu. Dengan pengikut di medsos sampai 3 juta lebih, Syekh Ali sempat menerima banyak ucapan selamat.

Baca Juga:4 Teladan Syekh Ali Jaber, Maafkan Penusuknya hingga Cium Kaki Hafiz Cilik

Dalam banyak kesempatan, Syekh Ali mengungkapkan sangat mencintai Indonesia dan meminta bimbingan dari para jamaah digitalnya.

"Mohon bimbingannya dari jamaah sekalian supaya kami menjadi warga negara Indonesia yang baik dan bisa berkontribusi bagi agama bangsa dan negara. Aamiin. I love you Indonesia," tulis Ali Jaber menunjukkan empat paspor hijau bersama anaknya.

Profil Syekh Ali Jaber

Nama aslinya Ali Saleh Mohammed Ali Jaber. Namun panggilan akrabnya Syekh Ali Jaber. Ulama yang sudah lama menetap di Indonesia ini lahir di Madinah, Arab Saudi pada 3 Februari 1976 atau bertepatan dengan tanggal 3 Shafar 1396 H.

Ali Saleh Muhammed Ali Jaber ini merupakan sulung dari 12 bersaudara. Syekh Ali Jaber menempuh pendidikan formal dari ibtidaiyah hingga Aliyah di Madinah.

Baca Juga:Syekh Ali Jaber Meninggal, Punya Keinginan Jadikan Pemulung sebagai Hafiz

Kemudian setelah lulus sekolah menengah, Syekh Ali Jaber melanjutkan pendidikan khusus pendalaman Al-Quran pada tokoh dan ulama ternama di Arab Saudi.

Di masa kecilnya, Ali Jaber telah menekuni membaca Al-Quran dengan motivasi dari sang ayah. Dalam mendidik agama, khususnya Al-Quran dan salat, ayahnya memang sangat keras, bahkan tidak segan-segan memukul bila Ali Jaber kecil tidak menjalankan shalat.

Meskipun pada awalnya apa yang dirinya jalani adalah keinginan sang ayah, namun lama-kelamaan dirinya menyadari bahwa semua itu sebagai kebutuhannya sendiri dan pada usia sebelas tahun, Syekh Ali Jaber telah hafal 30 juz Al-Quran.

Di Madinah, dirinya memiliki masjid besar yang digunakan untuk syiar Islam. Sebagai anak pertama dari dua belas bersaudara, Syekh Ali Jaber dituntut untuk meneruskan perjuangan ayahnya dalam syiar Islam.

Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Inna Lillahi Wa Inna Iliaihi Rajiun, pendakwah Syekh Ali Jaber meninggal dunia. Kabar duka cita tersebut disampaikan oleh muridnya dan beredar di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak