alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Penemuan Granat Aktif Gegerkan Warga di Jalan Pakis Surabaya

Muhammad Taufiq Rabu, 20 Januari 2021 | 13:55 WIB

Penemuan Granat Aktif Gegerkan Warga di Jalan Pakis Surabaya
Penemuan granat aktif dan peluru di Jalan Paki Surabaya [suara.com/Dimas Angga]

Penemuan granat aktif dan 3 peluru tajam gegerkan petugas Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya.

SuaraJatim.id - Penemuan granat aktif dan 3 peluru tajam gegerkan petugas Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya saat membersihkan saluran air di Jalan Pakis, Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan Surabaya.

Salah satu petugas kebersihan penemu granat aktif tersebut bernama Saiful (43). Awalnya ia mengaku kaget saat cangkulnya terbentur benda keras. Ia waktu itu sedang mencangkul lumpur di sungai tersebut.

"Tadi saat mencangkul, cangkul saya terkena benda keras, terus saya ambil. Saya tidak tahu kalau itu granat, karena masih ditutupi lumpur," ujar Saiful, Rabu (20/01/2021) siang.

Tak hanya granat, ada sebanyak 3 peluru tajam yang juga masih aktif ditemukan Saiful di tempat berbeda. Namun oleh Saiful dikumpulkan menjadi satu tempat, di dalam ember.

Baca Juga: Profil Budi Said, Crazy Rich Surabaya Menang Gugatan 1,1 Ton Emas Antam

Penemuan granat antif dan peluru di Jalan Paki Surabaya Jawa Timur [suara.com/Dimas Angga]
Penemuan granat antif dan peluru di Jalan Paki Surabaya Jawa Timur [suara.com/Dimas Angga]

"Kalau yang peluru tersebut di tempat yang berbeda, namun dikumpulkan pada 1 tempat," katanya.

Sementara itu, mandor dalam pengerukan tersebut, Udin, sempat membersihkan granat tersebut dari lumpur sehingga terlihat jelas bentuknya.

Mengetahui granat masih aktif, para petugas kebersihan lantas menjauh dari lokasi karena takut meledak.

"Tadi sempat saya bersihkan dengan air. Terlihat bentuk granat tersebut, temen-temen menjauh, takut ada apa-apa," terang mandor Udin.

Sementara itu, Kapolsek Sawahan Kompol Wisnu Setyawan membenarkan adanya penemuan granat beserta peluru tersebut.

Baca Juga: Pembegal Guru Besar ITS Ternyata Anak-Anak, Hasilnya Buat Beli Rokok

"Untuk sementara Jalur Pasar Pakis arah Pakis Gunung ditutup. Ada penemuan granat dan peluru di tanah yang sedang dikeruk. Sembari menunggu tim Gegana Jibom Brimob Polda Jatim datang untuk menjinakkan," kata Wisnu Setyawan Kuncoro.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait