alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kebakaran Rumah di Surabaya, Ibu dan Anak Tewas Terjebak di Kamar Mandi

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Jum'at, 26 Februari 2021 | 11:44 WIB

Kebakaran Rumah di Surabaya, Ibu dan Anak Tewas Terjebak di Kamar Mandi
Damkar Surabaya saat berusaha melakukan pemadaman api dan mengevakuasi korban jiwa. [Foto: Suara.com/Dimas Angga P]

Belum diketahui pasti apa panyebab kebakaran rumah di Surabaya tersebut. Namun saksi menyatakan pemilik rumah berjualan BBM eceran

SuaraJatim.id - Kebakaran melanda rumah di Jalan Wonosari Kidul Nomor 161 A Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Jumat dini hari. Sejumlah Dua dari tiga penghuni rumah dilaporkan tak selamat dan meninggal di lokasi kejadian.

Korban meninggal diketahui bernama Muji Agustiningsih (49) dan anaknya berinisial YS (8). Sedangkan yang selamat berinisial JTS (14). Kedua korban meninggal ditemukan petugas pemadam kebakaran di kamar mandi.

Saksi mata kejadian sekaligus tetangga korban, Yudi menuturkan, penyebab kebakaran diduga anak korban yang lebih tua sedang mengisi BBM eceran. Rumah korban tersebut memang sehari-hari menjual BBM eceran. Namun, Ia tak tahu persis apa pemicu kebakaran.

"Iya, dia jual bensin (BBM) eceran. Tadi api terjadi dari ruang tamu, tempat anak yang paling besar mengisi bensin eceran. Cuma enggak tau kenapa tiba-tiba terbakar," ungkap Yudi.

Baca Juga: 4 Fakta Kakek 'Aneh' di Jember Bayar Pria Agar Setubuhi Cucu Untuk Ditonton

Yudi melanjutkan, korban JTS selamat berkat pertolongan warga sekitar. Nahas, saat menyelamatkan Muji dan YS, kobaran api membesar.


"Si anak (JTS) diselamatkan oleh orang-orang. Cuma si mama sama adiknya ini enggak kelihatan," terang Yudi.


Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Surabaya, Dedik Irianto mengatakan, api telah membesar saat timnya tiba di lokasi kejadi. Total ada 19 unit pemadam termasuk unit rescue yang dikerahkan.


"Depan lantai 1 dan lantai 2 sudah menyala semuanya, pihak kami sudah selama 30 menit melakukan pemadaman," ujar Dedik.


Tim Damkar alami kendala saat proses pemadaman dan penyelamatan korban akibat akses masuk rumah yang cukup sulit.

Baca Juga: Terungkap! Kakek di Jember Bayar Pria Rp 20-30 Ribu Untuk Setubuhi Cucunya


"Teman-teman bisa lihat sendiri, untuk akses masuk rumah memang tidak ada. Teman-teman yang mencoba masuk melalui pintu belakang sempat menjebol, namun api di dalam sudah sangat besar, dan atap sudah mulai mau runtuh karena terbakar," ujar Dedik.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait