Pemuda Blitar Pakai Pisau Tusuk Perut Sendiri, Bunuh Diri Tapi Tak Mati

Entah masalah apa yang dialami seorang pemuda di Blitar bernama Hafiz Jefri Fajar Hidayat (22) ini. Ia mencoba bunuh diri dengan cara menancapkan pisau dapur ke perutnya.

Muhammad Taufiq
Rabu, 19 Mei 2021 | 17:13 WIB
Pemuda Blitar Pakai Pisau Tusuk Perut Sendiri, Bunuh Diri Tapi Tak Mati
Percobaan bunuh diri seorang pemuda di Blitar Jawa Timur [Foto: Suaraindonesia]

SuaraJatim.id - Entah masalah apa yang dialami seorang pemuda di Blitar bernama Hafiz Jefri Fajar Hidayat (22) ini. Ia mencoba bunuh diri dengan cara menancapkan pisau dapur ke perutnya.

Hafiz warga warga Jalan Kaligunting Nomor 36 RT 03 RW 03 Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Beruntung percobaan bunuh diri itu tepergok kawannya. Hafiz tidak jadi mati, namun mengalami luka serius.

Pemuda ini melakukan percobaan bunuh diri di rumah kawannya di di Jalan Kali Progo Tanjungsari, Rabu (19/05/2021). Hal ini dibenarkan Kapolsek Sukorejo Kompol Slamet Pujiono.

Kompol Slamet Pujiono mengatakan korban mengalami luka serius di bagian perut. Namun usahanya gagal karena diketahui oleh temannya dan dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga:Siswi SMK Bunuh Diri Lompat dari Jembatan Titi Gantung Bali

"Awalnya korban mendatangi rumah temannya pada hari Selasa malam. Waktu itu korban sempat mengutarakan jika dirinya ingin pergi ke Kalimantan. Lalu keesokan harinya saat keadaan rumah sepi, korban menancapkan pisau ke perut kemudian diketahui oleh temannya," ujarnya, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan petugas kepolisian, motif korban hingga nekad bunuh diri masih terus didalami oleh polisi.

Sesuai keterangan dari saksi, kata Kompol Slamet, katanya korban mempunyai masalah dan ingin merantau ke luar pulau.

"Sementara waktu keterangan yang kita dapatkan hanya itu saja tetapi ini masih terus didalami. Sedangkan korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis lantaran saat ditemukan banyak darah yang keluar jadi harus dirawat dulu di tempat medis," ujarnya.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Baca Juga:Satpam di Jombang Salat Lalu Bunuh Diri, Tulis Surat Minta Maaf ke Ibunya

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak