Gubernur Khofifah Ogah Bangkalan Disebut Zona Hitam Meski Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19

Berdasarkan data Satgas Covid-19, ada empat kecamatan di Bangkalan berkategori zona merah, yakni Kecamatan Bangkalan, Arosbaya, Geger, dan Klampis.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Minggu, 13 Juni 2021 | 05:00 WIB
Gubernur Khofifah Ogah Bangkalan Disebut Zona Hitam Meski Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada saat memberikan keterangan kepada media, di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (16/3/2021). [ANTARA/Vicki Febrianto]

SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menampik kabar Bangkalan Madura berstatus zona hitam penyebaran Covid-19, meski memang di wilayah tersebut mengalami lonjakan kasus.

Hal itu diungkap Gubernur Khofifah saat memantau pelaksanaan vaksinasi massal di Pendopo Agung Sumenep didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

“Jangan sebut Bangkalan Zona Hitamlah. Memang ada kecamatan yang temuan kasus Covid-19 melonjak. Empat kecamatan zona merah,” katanya dikutip dari beritajatim.com media jejaring suara.com, Sabtu (12/6/2021).

Berdasarkan data Satgas Covid-19, ada empat kecamatan di Bangkalan berkategori zona merah, yakni Kecamatan Bangkalan, Arosbaya, Geger, dan Klampis.

Baca Juga:Mempelai dari Bangkalan Mau Menikah di Daerah Lain Wajib Tes Swab Dulu

Gubernur Khofifah melanjutkan, segela macam cara ditempuh untuk menangani kasus penularan Covid-19 di Bangkalan. Termasuk upaya yang dilakukan Polri dan TNI.

“Kalau untuk Kabupaten Bangkalan, semua pendekatan sudah kami lakukan. Pak Pangdam melibatkan banyak tim. Pak Kapolda juga melibatkan banyak tim. Ini tentu saja dimaksudkan sebagai proses ‘penebalan’ layanan, agar bisa memberikan pelayanan lebih cepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemprov Jawa Timur juga sudah menurunkan tim untuk memastikan seluruh puskesmas dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, menurutnya, tidak boleh ada layanan kesehatan yang terhenti.

“Seperti misalnya ibu-ibu hamil jangan sampai kesulitan mendapatkan layanan persalinan. Kemudian rawat jalan harus dipastikan berjalan seperti semula, sehingga tim dokter dari Kodam, Polda, dan Pemprov ikut menangani di masing-masing puskesmas,” sambungnya.

Baca Juga:Warga Bangkalan: Corona Enggak Bakal Hilang Selama Presidennya Jokowi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak