alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Bangkalan: Corona Enggak Bakal Hilang Selama Presidennya Jokowi

Muhammad Taufiq Jum'at, 11 Juni 2021 | 10:28 WIB

Warga Bangkalan: Corona Enggak Bakal Hilang Selama Presidennya Jokowi
Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron siaran keliling tentang pentingnya mentaati protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19, Kamis (10/6/2021). ANTARA/Humas Bangkalan

Kasus sebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur sedang tinggi-tingginya. Hanya dalam dua pekan, dari 12 kasus orang positif Covid melonjak menjadi 322 kasus.

SuaraJatim.id - Kasus sebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur sedang tinggi-tingginya. Hanya dalam dua pekan, dari 12 kasus orang positif terpapar Corona melonjak menjadi 322 kasus.

Menurut Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, ada beberapa kendala yang menjadi penyebab penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan belum optimal. Di antaranya, warga enggan menjalani pemeriksaan rapid test dan tidak mau dirujuk ke rumah sakit.

"Jadi, ketika masuk rumah sakit sudah dalam kondisi kritis. Ini memperbesar risiko kematian," kata Ra Latif sapaan akrabnya beberapa waktu lalu.

Analisa lain, penyebab lonjakan kasus Covid-19 ini salah satunya akibat transmisi lokal cluster keluarga dari pemudik hari raya ketupat. Di Kecamatan Arosbaya ada tradisi kumpul bareng keluarga dengan kemungkinan mengabaikan protokol kesehatan.

Baca Juga: Raker AMSI Jatim, Bertemu Gubernur Dorong Kolaborasi Agar Ekonomi Digital Tumbuh

Di sisi lain, warga Bangkalan Madura bisa dibilang tidak terlalu mempedulikan kasus Covid ini. Seperti dikisahkan warga Madura, sebut saja namanya Hans. Mertua Hans tinggal di Bangkalan, meninggal setelah positif terpapar Covid.

Ia menceritakan betapa sulitnya memberi pemahaman bapak dan keluarganya di Bangkalan tentang bahaya Covid ini. Bahkan, kata dia, justru ada kelompok-kelompok tertentu yang seolah-seolah mengajak agar masyarakat tidak peduli pada virus yang mengguncang dunia itu.

"Mertuaku saja ngeyel, menganggap Covid enggak ada. Itu bikinan katanya. Pas sakit saja enggak mau dibawa ke rumah sakit. Ada yang bilang gini, Corona enggak bakal hilang selama Presidennya Jokowi. Kan ndagel (lucu). Hubungane opo? Angel pokokke.. (susah pokoknya)," kata Hans tersenyum, Jumat (11/06/2021).

Akibat tingginya angka Covid-19 di Bangkalan tersebut, pemerintah daerah setempat sempat kelabakan hingga  akhirnya menggencarkan sosialisasi ke tengah-tengah masyarakat.

Seperti dilakukan Forkopimda Bangkalan baru-baru ini yang mulai gencar mensosialisasikan adanya 3 M yang meliputi mencuci tangan, memakai masker serta menjaga jarak.

Baca Juga: Madura United Jajal Kekuatan Jombang Putra dan Malang United di Laga Uji Coba

Seperti dijelaskan Kapen Humas Covid Bangkalan, Kolonel Arm Imam Haryadi menjelaskan, sosialiasi itu berkaitan dengan komitmen Forkopimda Bangkalan dalam upaya memutus rantai pandemi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait