Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang

Mantra 116 diikuti 4.014 pelari dari 22 negara di Gunung Arjuno-Welirang. Ajang ini promosikan sport tourism di Jatim sekaligus kampanye pelestarian lingkungan di Tahura Raden Soerjo.

Tasmalinda
Minggu, 05 Juli 2026 | 21:00 WIB
Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang
Khofifah sambut 4.014 pelari dari 22 negara, taklukkan jalur ekstrem Gunung Arjuno
Baca 10 detik
  • Sebanyak 4.014 pelari dari 22 negara mengikuti ajang Mantra 116 di kawasan Gunung Arjuno-Welirang pada 3–5 Juli 2026.
  • Kompetisi lintas alam ini menyajikan enam kategori lomba dengan jalur ekstrem di kawasan konservasi Tahura Raden Soerjo.
  • Kegiatan ini bertujuan memajukan sektor sport tourism sekaligus meningkatkan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

SuaraJatim.id - Ribuan pelari dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan lereng Gunung Arjuno-Welirang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, untuk mengikuti ajang Malang Trail Runners (Mantra) 116 yang digelar pada 3–5 Juli 2026.

Sebanyak 4.014 pelari dari 22 negara di Asia, Eropa, dan Afrika ambil bagian dalam kompetisi lari lintas alam tersebut. Para peserta ditantang menaklukkan jalur ekstrem pegunungan yang dikenal memiliki kontur menanjak, medan berbatu, hingga hutan tropis yang menjadi bagian dari kawasan konservasi.

Setelah sempat terhenti akibat pandemi, Mantra 116 kembali digelar dan tahun ini menandai satu dekade penyelenggaraannya. Panitia menghadirkan enam kategori lomba dengan jarak mulai 10 kilometer hingga kategori ultra trail sejauh 116 kilometer.

Penyelenggara juga memperkenalkan jalur baru yang melintasi kawasan Lincing sebagai alternatif rute bagi peserta agar pengalaman berlari semakin menantang sekaligus memberikan panorama alam yang berbeda dibanding penyelenggaraan sebelumnya.

Baca Juga:Khofifah Lepas 4.015 Pelari MANTRA116 2026, Perkuat Posisi Jatim Sebagai Destinasi Sport Tourism

Seluruh lintasan berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, salah satu kawasan konservasi yang menjadi habitat berbagai flora dan fauna endemik Jawa Timur. Karena itu, aspek pelestarian lingkungan menjadi perhatian utama selama pelaksanaan kegiatan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan ajang olahraga berskala internasional tersebut bukan hanya menjadi wadah kompetisi olahraga, tetapi juga memperkuat pengembangan sport tourism di Jawa Timur.

"Hari ini kita mengeksplorasi keindahan lereng Arjuno dan Tahura Raden Soerjo. Bagaimana kita menikmati Indonesia melalui kekayaan alamnya. Mudah-mudahan ini menjadi sport tourism yang memberikan energi positif bagi kita semua. Makin inovatif, makin kreatif, dan tentu kita harapkan start happy, finish happy," ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, kehadiran ribuan peserta dari berbagai negara turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku usaha lokal di sekitar kawasan wisata.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Jumadi menjelaskan seluruh penyelenggaraan telah mengantongi Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (Simaksi) sehingga kegiatan dapat berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:Turunkan Stunting hingga 14,7%: Gubernur Jatim Terima Penghargaan dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia

Ia menambahkan, penyelenggaraan Mantra 116 juga dimanfaatkan sebagai sarana kampanye pelestarian lingkungan.

"Kami juga meminta agar Mantra terus mengampanyekan upaya pelestarian dan pengayaan kawasan konservasi karena hal itu menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem," katanya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Evy Afianasari mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong pengembangan sport tourism sebagai salah satu penggerak sektor pariwisata.

Menurutnya, sekitar 30 persen wisatawan datang ke Jawa Timur karena adanya berbagai penyelenggaraan event berskala nasional maupun internasional.

"Jawa Timur mendeklarasikan diri sebagai provinsi dengan jumlah event terbanyak. Ribuan kegiatan telah digelar setiap tahun dan menjadi salah satu daya tarik utama kunjungan wisatawan," ujar Evy.

Ia menilai penyelenggaraan event seperti Mantra 116 tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM, memperkenalkan desa-desa wisata di kawasan pegunungan, sekaligus memperkuat citra Jawa Timur sebagai destinasi eco sport tourism di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak