alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Disalati di Halaman, Istri Eks Bupati Jombang Dimakamkan Pakai Protokol Covid

Muhammad Taufiq Kamis, 01 Juli 2021 | 10:28 WIB

Disalati di Halaman, Istri Eks Bupati Jombang Dimakamkan Pakai Protokol Covid
Jenazah Bunda Catur disalati di halaman kediaman di Jombang [Foto: Beritajatim]

Kabar duka datang dari Jombang. Hj Tjaturina Yuliastuti (55), istri mantan Bupati Jombang (periode 2013-2018) Nyono Suharli Wihandoko meninggal karena Covid-19.

SuaraJatim.id - Kabar duka datang dari Jombang. Hj Tjaturina Yuliastuti (55), istri mantan Bupati Jombang (periode 2013-2018) Nyono Suharli Wihandoko meninggal karena Covid-19.

Bunda Catur, panggilan akrab Hj Tjaturina Yuliastuti, dimakamkan sesuai protokol kesehatan (prokes) Covid-19 di pemakaman keluarga Dusun Balung Gading Desa Spanyul Kecamatan Gudo Jombang Jawa Timur, Rabu (30/6/2021) malam.

Bunda Catur merupakan Ketua DPD Partai Golkar Jombang dan juga Ketua HWK (Himpunan Wanita Karya) Jatim. Petakziah yang hadir di rumah duka dibatasi, jumlahnya sekitar 70 orang. Di rumah duka malam itu nampak Wakil Bupati Jombang Sumrambah dan Sekda Ahmad Jazuli.

Sebagai tuan rumah, Nyono Suharli terlihat menemui petakziah. Semua dilakukan dengan menerapkan prokes ketat. Mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Baca Juga: Klaim Sudah Pulih Dari Covid-19, Begini Pesan Gubernur Banten Wahidin Halim ke Masyarakat

Dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, jenazah Bunda Catur tiba di rumah duka sekitar pukul 22.22 WIB menggunakan mobil ambulans RS (rumah sakit) Unair Surabaya nopol L 1767 AE. Kemudian dilanjutkan salat jenazah yang diimami oleh Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kecamatan Gudo, KH Misbahul Arif.

Sekitar pukul 22.38 WIB, prosesi pemakaman jenazah almarhumah dilakukan oleh 6 orang aggota BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dengan menggunakan protokol kesehatan. Satu jam kemudian, prosesi tersebut selesai. Ketua DPD Golkar Jombang dilepas dengan doa dan untaian air mata.

Bunda Catur mulai menjalani rawat inap di RS Unair Surabaya mulai Minggu (20/6/2021). Dia mengalami gejala demam dan sesak nafas. Selanjutnya dilakukan Swab PCR yang hasilnya positif Covid-19.

Lalu, pada Rabu (30/6/2021) pukul 15.00 WIB, Hj. Tjaturina Yuliastuti Wihandoko dinyatakan meninggal oleh oleh pihak dokter RS. Unair Surabaya.

Baca Juga: 6 Pegawai Kejari Kota Tangerang Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait