Kasus Covid-19 Surabaya Mulai Turun Setelah PPKM Darurat

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengklaim kasus Covid-19 di Kota Surabaya sudah mulai turun setelah penerapan PPKM darurat selama beberapa hari terakhir.

Muhammad Taufiq
Rabu, 21 Juli 2021 | 14:55 WIB
Kasus Covid-19 Surabaya Mulai Turun Setelah PPKM Darurat
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi [Foto: Beritajatim]

SuaraJatim.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengklaim kasus Covid-19 di Kota Surabaya sudah mulai turun setelah penerapan PPKM darurat selama beberapa hari terakhir.

Dalam sepekan terakhir, kata dia, sudah ada penurunan kasus Covid-19. Meskipun begitu PPKM darurat tetap akan diperpanjang sesuai kebijakan pemerintah pusat hingga 26 Juli 2021.

"Dari PPPKM Darurat yang dilakukan evaluasinya, memang Surabaya ada penurunan, meskipun belum signifikan, tapi sudah ada penurunan," kata Eri Cahyadi, dikutip dari beritajatim.com, jejaring media suara.com, Rabu (21/7/2021).

Ia menjelaskan, penurunan secara total sekitar 100 hingga 150 orang. Ini terjadi lantaran pembatasan kegiatan ngumpul atau bertemu antar warga.

Baca Juga:PPKM Darurat Diperpanjang, Warga Surabaya Ini Bakal Tagih Jokowi di Akhirat

"Sehingga kita lakukan semaksimal mungkin. Insya Allah kalau yang sakit keluar dari keluarga, maka tidak muncul klaster keluarga, tidak muncul klaster kampung. Insya Allah sudah selesai Surabaya (dari Covid-19)," ujarnya.

Meski sudah ada penurunan, Eri mengatakan akan terus memutus mata rantai di Surabaya. Bahkan, sepekan yang lalu, ia sudah menyampaikan di masing-masing kelurahan untuk menyediakan tempat isolasi mandiri.

"Hari ini sudah siap tempatnya semua, Jumat sudah operasional. Sehingga tidak ada lagi warga Surabaya yang satu keluarga diisolasi mandiri, kalau rumahnya tidak memenuhi syarat untuk isolasi mandiri. 1 sakit 4 negatif, jadi kita harus tarik," ujarnya.

Ia juga meminta kepada Lurah dan Camat di Surabaya untuk melakukan pendekatan kepada pasien isoman dan dalam satu tempat tinggal dengan keluarga. Sebab, dengan cara itu bisa mengurangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada keluarga.

Baca Juga:Ekonomi Lagi Berat, Pemotongan Hewan Kurban di RPH Surabaya Naik Dua Kali Lipat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini