Gotong Royong Melawan Covid-19 di Pulau Madura, Ermi Ndoen : Obat Covid-19 Belum Ditemukan

Kolaborasi antara anak-anak, orang tua, tokoh agama, serta pemerintah setempat melawan Covid-19

Muhammad Yunus
Minggu, 08 Agustus 2021 | 12:48 WIB
Gotong Royong Melawan Covid-19 di Pulau Madura, Ermi Ndoen : Obat Covid-19 Belum Ditemukan
Tenaga medis mengambil sampel swab dari seorang anak di dalam sebuah mobil van yang dihiasi dengan mainan di New Delhi, India, pada (1/7/2021). [Prakash SINGH / AFP]

SuaraJatim.id - Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo, Surokim Abdussalam dalam dialog SosEdu Anak Bangkalan yang digelar virtual oleh Jurnalis Sahabat Anak (JSA) dan UNICEF Indonesia mengatakan, upaya untuk memutus penularan COVID-19 dengan vaksinasi di Pulau Madura, Jatim, dibutuhkan gerakan gotong royong. Kolaborasi antara anak-anak, orang tua, tokoh agama, serta pemerintah setempat.

"Pada masa pandemi seperti sekarang ini vaksinasi menjadi kunci untuk menciptakan kekebalan komunal," kata Surokim, Minggu 8 Agustus 2021.

Vaksinasi dan penerapan 3M atau memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak, menjadi senjata utama untuk bisa menekan laju penularan. Dengan pertahanan diri yang kuat dari masyarakat, penularan di berbagai wilayah di Madura bisa terus ditekan.

Pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Jawa Timur untuk anak usia 12-17 tahun semakin masif dilakukan dan Pemprov Jatim juga sudah menyiapkan 38.000 dosis vaksin untuk anak-anak di 38 kabupaten/kota.

Baca Juga:Ikuti Perintah Thohir, BUMN Ini Bantu Penanganan Covid-19 di Jakarta

Menurut Surokim, kultur anak-anak dan remaja di Madura adalah taat dan patuh pada orang tua, guru dan kiai mereka. Untuk itu, anak-anak dan remaja supaya mau divaksin dibutuhkan keteladanan dan restu dari orang tua.

"Ini sangat penting di Madura. Peran orang tua, tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi kunci dari kesuksesan vaksinasi anak di Madura," ujar Surokim.

Ia melanjutkan jika para orang tua dan tokoh yang dihormati sudah menyerukan pentingnya vaksinasi, tidak perlu lagi iming-iming pemberian sembako bagi yang mau divaksin, termasuk pemaksaan administratif, karena kepatuhan di masyarakat bisa diarahkan.

Sementara itu, Kepala Divisi Penyakit Infeksi dan Pediatri Tropis, Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Dominicus Husada, mengatakan hingga saat ini belum ada obat untuk COVID-19.

"Sehingga, yang bisa dilakukan adalah dengan upaya pencegahan berupa protokol kesehatan 3M atau 5M serta vaksin," katanya.

Baca Juga:Mahasiswi Lumpuh Usai Disuntik Vaksin COVID-19, DPRA Minta Dinkes Turun Tangan

Kepala Perwakilan Kantor UNICEF Surabaya Ermi Ndoen menjelaskan ada banyak kreativitas yang ditunjukkan oleh anak-anak selama masa pandemi COVID-19.

Mereka tak hanya diam, beberapa di antaranya juga terus membantu teman sebayanya maupun keluarganya melalui cara mereka yang unik, termasuk ajakan untuk menerapkan protokol kesehatan serta menerapkan 3M.

"Banyak kreativitas anak yang muncul di tengah keterbatasan masa pandemi ini. Mereka ada yang membuat lagu, video, bernyanyi di berbagai ruang digital. Ini adalah semangat gotong royong yang terus terjaga," kata Ermi.

Ia meyakini dengan spirit gotong royong yang dilakukan berbagai pihak bisa memunculkan harapan di masa pandemi.

"Meskipun tidak bisa kemana-mana karena pandemi ini, tapi kreativitas anak-anak terus bermunculan," katanya.

Salah satu anak Bangkalan, Madura Arsyad Habibillah mengaku dirinya memilih untuk divaksin karena yakin akan manfaatnya. Memang, informasi tentang vaksin di daerahnya banyak yang simpang siur. Tapi, ia keputusannya untuk ikut vaksinasi akan membawa dampak yang baik bagi dirinya dan keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak