alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditemukan Jaladwara Kuno Berbentuk Mitologi Gajah di Petirtaan Sumberbeji Jombang

Muhammad Taufiq Senin, 30 Agustus 2021 | 08:45 WIB

Ditemukan Jaladwara Kuno Berbentuk Mitologi Gajah di Petirtaan Sumberbeji Jombang
Petirtaan sumberbeji Jombang Jawa Timur [Foto: Wikipedia]

Balai Pelestarian Cagar Budaya ( Jawa Timur) menemukan sejumlah peninggalan kuno di situs petirtaan Sumberbeji di Desa Kesamben Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang.

SuaraJatim.id - Balai Pelestarian Cagar Budaya ( Jawa Timur) menemukan sejumlah peninggalan kuno di situs petirtaan Sumberbeji di Desa Kesamben Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang.

Dalam ekskavasi tersebut ditemukan hal yang baru yakni struktur bata yang belum diketahui fungsinya dan sebuah jaladwara atau pancuran air berbentuk makara atau gajah, Minggu (29/08/2021).

Seperti dijelaskan Arkeolog BPCB Wicaksono Dwi Nugroho saat melakukan ekskavasi di Pertirtaan Sumberbeji. Ia mengatakan pihaknya menemukan stuktir batu baru.

"Memang benar, jadi dalam ekskavasi kemarin kita temukan juga ada struktur bata baru, lokasinya berada di sebelah barat petirtaan, atau di utara pangkal saluran masuk," katanya seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media saura.com.

Baca Juga: Dikabarkan Tak Jadi Laporkan Habib Bahar, Ryan Jombang Beri Pengakuan Mengejutkan

Wicaksono juga menambahkan, temuan struktur ini sempat diduga tim ekskavasi adalah pagar keliling dari situs ini. Namun, setelah digali lebih jauh, struktur ini hanya sepanjang 120 centimeter dengan lapisan tumpukan 3-4 lapis batu bata, tambahnya.

"Jadi sampai kemarin kita memang belum bisa mengidentifikasi ini struktur apa. Tapi untuk pagar keliling yang memang seharusnya ada, belum kita temukan juga," lanjutnya.

Sementara tak jauh dari temuan struktur baru itu, tim ekskavasi disebut Wicak juga kembali menemukan jaladwara atau pancuran air petirtaan.

Jaladwara ini, berbentuk makara atau hewan mitologi gajah air berbahan batu andesit. "Saat kita temukan memang sudah pecah itu jaladwaranya, sekarang kita amankan di rumah pak kades," ujarnya.

Meski bukan temuan jaladwara yang pertama kali, Wicak menyebut jaladwara yang ditemukan terakhir itu kembali berbentuk berbeda dengan sejumlah jaladwara lainnya di Sumberbeji. Hal itu, diduga Wicak juga berhubungan dengan pembangunan situs ini yang sempat dilakukan di sejumlah masa kerajaan.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan Habib Bahar ke Ryan Jombang Berujung Damai

Temuan jaladwara itu, juga mengindikasikan adanya pemugaran di masa lalu. Hal ini juga didukung temuan pecahan fragmen keramik dan koin kita temukan ada dari dinasti song abad ke 10-11 masehi, juga 14-15 masehi, dari dinasti yuan dan ming.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait