alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Keutamaan Salat Duha Diampuni Dosa, Hati Tenang, Rezeki Gampang

Muhammad Taufiq Minggu, 10 Oktober 2021 | 09:02 WIB

Keutamaan Salat Duha Diampuni Dosa, Hati Tenang, Rezeki Gampang
Ilustrasi Salat. (Elements Envato)

Salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi ummat Islam adalah Salat Duha. Salat sunnah ini dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meminta pertolongan.

SuaraJatim.id - Salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan bagi ummat Islam adalah Salat Duha. Salat sunnah ini dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meminta pertolongan.

Salat Duha dikerjakan pada waktu duha, yakni pada saat matahari sedang naik. Untuk rakaat sekurang-kurangnya Salat Duha ini dua rakaat, empat rakaat, enam rakaat atau delapan rakaat.

Seperti dilansir dari kanal YouTube MS CHANNEL MUSLIM, mendiang Syekh Ali Jaber mengatakan Salat Duha dapat dikerjakan kurang lebih setelah dua jam dari azan subuh, hingga setengah jam sebelum masuk salat zuhur.

"Boleh salat Duha dua jam setelah azan subuh, sampai sebelum zuhur, jika zuhur jam 12.00, masih boleh salat Duha sampai jam setengah dua belas (pukul 11.30)," katanya, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com.

Baca Juga: Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Lengkap dengan Niatnya

Pelaksanaan salat Duha ini juga bisa dibagi menjadi beberapa kali dalam rentang waktu yang diperbolehkan untuk salat, boleh dengan dua rakaat setiap kali salat maupun lebih, hingga maksimal delapan rakaat sebagaimana yang telah disunahkan.

"Salat Duha boleh dibagi, dan paling afdhal Salat Duha empat rakaat," imbuhnya.

Sementara untuk bacaan surah setelah QS Al-Fatihah dalam Salat Duha tidak ada keharusan pada surah tertentu. Menurut ustaz Adi Hidayat dalam kanal YouTube CAHAYAISLAMI, Salat Duha merupakan pengganti tasbih bagi seluruh anggota tubuh.

"Jadi ketika kita bangun dari tidur seharusnya seluruh sendi tubuh kita bertasbih pada Allah SWT, maka itu bisa diganti dengan salat dhuha dua rakaat," terangnya.

Dengan memahami bahwa salat Duha adalah pengganti tasbih bagi anggota tubuh, maka diperbolehkan untuk membaca ayat-ayat yang membahas tentang tasbih setelah membaca Al-Fatihah.

Baca Juga: Pro Kontra Salat Tarawih 8 atau 20 Rakaat? Ini Penjelasan dan Dalilnya

Seperti membaca QS Al-A'la pada rakaat pertama, lalu membaca QS An-Nasr di rakaat kedua. Bacaan surah dalam salat Duha juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait