facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pesan Surah Al Maun, Muslim Harus Berpihak Pada Kaum Tertindas

Pebriansyah Ariefana Selasa, 16 November 2021 | 15:53 WIB

Pesan Surah Al Maun, Muslim Harus Berpihak Pada Kaum Tertindas
Surah Al Maun,

Surah Al Maun adalah surat ke 107 dalam Al Quran.

SuaraJatim.id - Surah Al Maun menyimpan pesan harus berpihak pada kaum tertindas. Surat Al Maun adalah surat ke 107 dalam Al Quran. Inti dari surah Al Ma’un adalah menjelaskan mengenai ancaman kepada orang-orang yang mendustai agamanya, yakni dengan cara menghardik anak yatim dan tida menolong orang miskin.

Surat ini berisi 7 ayat dan merupakan golongan surah Makkiyah. Dalam Bahasa Arab, Al Ma’un berarti hal-hal yang berguna atau hal-hal yang penting.

Malalui surah ini pula terdapat pesan bahwa Islam adalah agama yang berpihak pada golongan kaum tertindas. Dengan jelas surah ini menyebut golongan yang mendustai agamanya adalah orang-orang yang tidak berpihak pada anak yatim dan orang miskin, sekalipun ia mendirikan sholat.

Keutamaan Surah Al Maun

Baca Juga: Mengganti Sholat yang Sudah Ditinggalkan Bertahun-tahun? Berikut Cara yang Disampaikan UAS

Sebagaimana surah lainnya dalam Al Qur’an, Surah Al Ma’un juga memiliki sejumlah keutamaan. Laman abusyuja.com menyebut, sejumlah keutamaan tersebut diantaranya:

Ilustrasi berdoa (pixbay)
Ilustrasi berdoa (pixbay)

1. Puasa dan sholat orang yang membaca Surah Al Ma’un akan diterima oleh Allah dan tidak akan dihisab sedikitpun.

Abu Ja’far berkata, “Barangsiapa yang membaca Surat Al-Ma’un di dalam salat wajib dan sunahnya, maka ia termasuk orang yang Allah menerima salat dan puasanya. Dan ia juga tidak akan dihisab atas apa yang dilakukannya selama hidup di dunia.” (Tsawabul A’mal: 156)

2. Orang yang membaca Surah Al Ma’un akan dilindungi mulai dari waktu sholat Subuh hingga waktu sholat subuh berikutnya. Mengenai hal tersebut, Nabi Muhammad pernah bersabda dalam hadits berikut:

Nabi Muhammad Saw. bersabda, “Barangsiapa yang membaca surat ini (Surat Al-Ma’un), maka Allah mengampuninya selama ia menunaikan zakat. Dan barangsiapa yang membacanya di salat subuh, maka Allah akan melindunginya sampai salat subuh berikutnya.”

Baca Juga: Isi Kandungan Surah Al Lail dan Dialog Fakir dengan Nabi Muhammad SAW

Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa yang membacanya (Surat Al-Ma’un) setelah Isya akhir, maka Allah akan mengampuni dosanya dan melindunginya sampai salat subuh.”

Ash-Shidiq berkata, “Barangsiapa yang membacanya setelah salat Asar, maka ia akan berada di dalam penjagaan Allah dan Allah melindunginya sampai waktu (Asar) di hari kedua.” (Tafsirul Burhan, Juz 8: 394)

Berikut isi Surah Al Ma'un, beserta cara membaca dan artinya:

1. Ara-aital lazii yu kazzibu bid diin

Artinya: Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?

2. Fa zaalikal lazi yadu'ul-yatiim

Artinya: Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,

3. Wa la ya huddu 'alaa ta'amil miskiin

Artinya: dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.

4. Fa wai lul-lil mu salliin

Artinya: Maka celakalah orang yang shalat,

5. Al laziina hum 'an salaatihim sahuun

Artinya: (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap shalatnya,

6. Al laziina hum yuraa-uun

Artinya: yang berbuat ria,

7. Wa yamna'uunal ma'uun

Artinya: dan enggan (memberikan) bantuan.

Asbabun Nuzul Surah Al Ma’un

Laman bersamadakwa.net menulis, sebab musabab turunnya Surah Al Ma’un terkait dengan peristiwa anak yatim yang disakiti ketika meminta bantuan. Dalam laman tersebut disebutkan, Menurut Ibnu Abbas, asbabun nuzul Surat Al Maun ini terkait dengan Ash bin Wail. Menurut As Saddi mengenai Walid bin Mughirah. Ada juga yang mengatakan terkait Abu Jahal. Namun semuanya hampir sama, mereka menyakiti anak yatim yang datang meminta bantuan.

Menurut Ibnu Juraij, Abu Sufyan biasa menyembelih unta setiap pekan. Suati hari datang seorang anak yatim meminta sedikit daging unta tersebut. Namun Abu Sufyan tida memberinya dan malah mengusir dan menghardik anak yatiim tersebut. Atas peristiwa ini lalu Allah menurunkan tiga ayat pertama Surah Al Ma’un.

Dalam Riwayat asbabun nuzul lainnya, Ibnu Abbas mengatakan, bahwa ayat keempat Surah Al Ma’un diturunkan ketika sekelompok kaum munafik memamerkan sholat mereka. Dalam Riwayat tersebut disebutkan bawa kaum munafikaun tersebut tidak mau sholat, jika tidak ada yang melihatnya.

Itu tadi ulasan mengenai Surah Al Maun, terkait makna, sejarah dan keutamaannya. Semoga semakin membuat kita pribadi muslim yang sempurna dan tida mendustakan agama, sebagaimana yang disebutkan dalam Surah tersebut.

Kontributor : Rio Rizalino

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait