alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Modus Baru Penipuan di Gresik, Korban Ditawari Proyek Senilai Rp 10 Miliar

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 09 Desember 2021 | 14:27 WIB

Modus Baru Penipuan di Gresik, Korban Ditawari Proyek Senilai Rp 10 Miliar
Kanit Reskrim Polsek Manyar, Gresik, Ipda Joko Suprianto (kiri) mengamankan tersangka penipuan beserta barang bukti di Mapolsek Manyar. [SuaraJatim.id/Amin Alamsyah]

Mohamad Hafid (32) warga Kabupaten Tuban ini pantas dijuluki penipu ulung. Bagaimana tidak, dua korban sekaligus sukses Ia kibuli.

SuaraJatim.id - Mohamad Hafid (32) warga Kabupaten Tuban ini pantas dijuluki penipu ulung. Bagaimana tidak, dua korban sekaligus sukses Ia kibuli.

Korban pertama, modusnya hendak membeli rumah namun pada akhirnya gagal. Namun korban penipuan kedua, dapat diperdayai. Korban diimingi mendapatkan proyek senilai Rp 10 miliar. Apesnya, bukan mendapatkan proyek, mobil korban malah dibawa kabur pelaku. 

Kasus penggelapan itu akhirnya langsung tertangani oleh Kanit Reskrim Polsek Manyar Ipda Joko Suprianto. Bersama timnya ia melacak keberadaan pelaku dan akhirnya berhasil diamankan di terminal Bunder Gresik

"Kami amankan di kawasan terminal Bunder. Pelaku hendak melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor," kata Joko," katanya, Rabu (8/12/2021). 

Baca Juga: Warga Australia Ceritakan Kisah Jadi Target Penipuan Investasi Kripto

Aksi Hafid yang berhasil menipu korbannya, bermula saat dirinya menemukan postingan Fauziah Lindawati di media sosial tentang rumahnya yang hendak dijual. Lalu pelaku menghubungi korban dengan berpura-pura kalau ada orang yang hendak membeli rumahnya. 

Tidak berselang lama, pelaku juga menghubungi korban kedua, yakni Agus Slamet Riyadi yang kebetulan juga memposting mobil dijual via media sosial. Berbeda dengan modus sebelumnya yang hendak pura-pura membeli, kali ini korban malah menawari proyek senilai miliaran rupiah. 

"Agus Slamet ini orang Tanggerang. Dia sampai datang ke Gresik karena tergiur dengan tawaran korban," terangnya. 

Sampai akhirnya, Slamet datang juga ke Kabupaten Gresik. Anehnya, pelaku malah menentukan lokasi pertemuan di rumah Fauziah Lindawati di daerah Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Kecamatan Manyar. 

"Entah bagaimana cara ngomongnya dengan pemilik rumah, korban manut saja kalau rumahnya di pakai pertemuan dengan orang lain. Padahal pelaku dan pemilik rumah juga tidak saling kenal," tuturnya.

Baca Juga: Kenalan Laki-laki di Medsos, Perempuan Asal Kulon Progo Kena Tipu Ratusan Juta Rupiah

Setiba di rumah yang dituju, Slamet datang dengan membawa mobilnya, honda Jazz nopol B 1927 JVC. Pelaku akhirnya berpura-pura meminta antar menggunakan mobil untuk keperluan mencari obat. Dari sana lah, korban akhirnya berhasil dikelabuhi. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait