facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bacaan Doa Qunut saat Sholat Sendiri

Pebriansyah Ariefana Senin, 10 Januari 2022 | 13:48 WIB

Bacaan Doa Qunut saat Sholat Sendiri
Ilustrasi berdoa ], sholawat ibrahimiyah (Freepik)

Doa qunut subuh dibaca saat rokaat kedua sholat, tepatnya setelah melakukan rukuk yakni saat posisi i'tidal.

SuaraJatim.id - Bacaan doa qunut saat sholat sendiri. Doa qunut biasa dibaca saat sholat subuh. Doa qunut subuh dibaca saat rokaat kedua sholat, tepatnya setelah melakukan rukuk yakni saat posisi i'tidal.

Saat membacanya, sebagian besar orang mengangkat tangannya layaknya orang yang sedang berdoa.

Bagi sebagian orang, amalan doa qunut sudah tidak asing lagi, terlebih yang sering pergi ke masjid. Namun, tidak semua imam subuh di setiap masjid membaca doa qunut.

Hal ini disebabkan adanya perbedaan atau ihtilaf ulama dalam permasalahan hukum atau fikih. Meski demikian, hal itu tidak mengurangi kemuliaan doa qunut.

Baca Juga: Bacaan Doa Qunut Subuh Sendiri

Qunut merupakan doa dan pujian yang dibaca pada rekaat terakhir sholat Subuh. Terdapat cara membaca doa qunut subuh sendiri yang perlu diketahui agar tidak salah makna doa yang diucapkan.

Qunut merupakan dzikir khusus yang di dalamnya berisi doa dan pujian. Doa qunut sendiri dibagi menjadi dua, yakni doa qunut sholat subuh dan doa qunut nazilah yang dibaca setiap kali ada musibah. Doa qunut nazilah lebih penjang dari pada doa qunut subuh.

Dalam mazhab Syafi'i, membaca doa qunut subuh hukumnya sunah ab'ad atau sangat dianjurkan. Bahkan, jika lupa mengamalkannnya bisa diganti dengan sujud syahwi.

Berikut bacaan doa qunut yang biasa dibaca imam pada sholat subuh:

"Allah hummah dinaa fi man hadait, wa ’aafinaa fi man ‘aafait, wa tawallanaa fi man tawallaiit, wa baariklana fi maa a’thait,

Baca Juga: Doa Qunut untuk Makmum: Bacaan Latin dan Artinya

wa qinaa bi rahmatika syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdha ‘alaik, wa innahu laa yadzilu man walait,

wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaa rakta rabbanaa wa ta’aalait, fa lakal hamdu ‘alaa maa qadhait.

Nastaghfiruka wa natuubu ilaik, Wa shallallahu ‘ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi, wa’alaa aalihi washahbihi wasallam".

Artinya:

"Ya Allah tunjukanlah kami sebagaimana mereka yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kesehatan kepada kami sebagaimana mereka yang telah Engkau berikan kesehatan.

Peliharalah kami sebagaimana orang-orang yang telah Engkau lindungi. Berikanlah keberkahan kepada kami atas apa yang telah Engkau berikan.

Selamatkanlah kami dengan kasihmu dari bahaya kejahatan yang telah Engkau tentukan. Engkaulah yang menghukum dan bukan dihukum. Tidak hina orang yang Engkau jadikan pemimpin.

Tidak mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau. Bagi-Mu segala pujian di atas apa yang Engkau tentukan.

Kami memohon ampun kepada-Mu dan bertaubat kepada-Mu. Semoga Allah mencurahkan rahmat dan karunia atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya".

Itu tadi lafaz doa qunut yang dibaca imam dalam Sholat Subuh berjemaah. Di sisi lain, jika seseorang sholat subuh sendiri di rumah atau saat dalam perjalalan, bisa atau diperkenankan untuk membaca doa qunut sendiri.

Namun ada perubahan lafaz untuk penyesuaian kata ganti orang, dalam bahasa arab disebut dhamir.

Jika dalam sholat jemaah doa atau menyebutnya jamak (kami), pada sholat sendiri menyebutnya tunggal (aku).

Berikut lafaz doa qunut subuh sendiri yang bisa diamalkan:

"Allahummah dinii fii man hadait, wa ‘aafiinii fii man ‘aafait, wa tawallanii fii man tawallait, wa baarik lii fii maa a’thait, wa qi nii syarra maa qadlait, fa innaka taqdli wa laa yuqdlaa ‘alaik,

wa innahuu laa yadzillu mau waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait, falakal hamdu ‘ala maa qadait, astaghfiruka wa atubu ilaik.

Washallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyi wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallama".

Artinya:

"Ya Allah tunjukkanlah aku sebagaimana mereka yang telah Engkau tunjukkan dan berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan. Dan peliharalah aku sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan dan berilah keberkatan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan dan selamatkan aku dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau. Maha bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan. Ku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya".

Itu tadi doa qunut subuh saat dilakukan sendiri, tidak berjamaah.

(Muhammad Aris Munandar)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait