Doa Ketika Hujan Lebat dan Proses Terjadinya Hujan

Hujan dapat menjadi berkah dan dapat menjadi sebuah bencana.

Pebriansyah Ariefana
Minggu, 23 Januari 2022 | 10:35 WIB
Doa Ketika Hujan Lebat dan Proses Terjadinya Hujan
ilustrasi hujan (Pexels/Ioana Motoc).

SuaraJatim.id - Hujan lebat merupakan fenomena terjadinya hujan secara banyak dan terkadang sangat awet. Hujan merupakan sumber kehidupan karena dari situlah datangnya air.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian hujan adalah berupa titik-titik air yang berjatuhan dari udara karena proses pendinginan.

Umumnya, diketahui bahwa pengertian hujan adalah sebuah proses penguapan dari wilayah perairan, tumbuhan, atau daratan.

Proses hujan dimulai dari evaporasi. Evaporasi adalah penguapan air dari permukaan bumi.

Baca Juga:Penyebab Hujan Asam, Lengkap dengan Prosesnya

Selanjutnya yakni kondensasi atau pengembunan yang kemudian akan berkumpul menjadi awan. Kemudian yakni presipitasi, proses mencairnya butiran es di awan menjadi air yang akan turun ke bumi.

Hujan awalnya berbentuk batuan es karena suhu di atas sangatlah dingin, kemudian saat jatuh mencair menjadi hujan. Hal ini terjadi karena suhu bumi hangat, sehingga yang kita ketahui hujan adalah titik-titik air.

Ketika ada hujan salju, berarti suhu bumi pada dataran tersebut tidak hangat. Contohnya di kutub utara dan selatan.

Oleh karena itu, terkadang ada hujan salju yang terjadi di kitub dan hujan air di daerah dekat garis katulistiwa.

Diketahui terdapat hujan yang berbahaya yakni hujan asam. Hujan asam mengandung banyak polutan yang mempengaruhi pertumbuhan makhluk hidup, sehingga sangat berbahaya bagi tanaman, binatang laut, binatang darat, tanaman laut, dan tanah. Hujan asam merupakan fenomena alam yang terjadi karena pencemaran lingkungan.

Baca Juga:Cuaca Hari Ini Hujan Lebat Berangin Bakal Landa Sejumlah Provinsi, Termasuk Jatim

Umat muslim wajib memanjatkan doa, khususnya saat hujan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini