facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sebulan Ini Sudah Tiga Pekerja Migran Asal Sampang Meninggal di Malaysia dan Brunei Darussalam

Muhammad Taufiq Rabu, 26 Januari 2022 | 14:27 WIB

Sebulan Ini Sudah Tiga Pekerja Migran Asal Sampang Meninggal di Malaysia dan Brunei Darussalam
Ilustrasi mayat perempuan. (BeritaJatim)

Selama sebulan ini, Februari 2022, sudah tiga pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sampang Madura meninggal dunia di luar negeri.

SuaraJatim.id - Selama sebulan ini, Februari 2022, sudah tiga pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sampang Madura meninggal dunia di luar negeri.

Satu orang meninggal di Brunei Darussalam, sementara dua orang (suami-istri) meninggal di Malaysia. Hal ini disampaikan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker) pemkab setempat.

Untuk dua PMI yang meninggal di Malaysia tercatat masuk melalui jalur ilegal. Sementara satu orang melalui jalur resmi. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan DPMPTSP-Naker Sampang Agus Sumarso.

"Berdasarkan catatan kami, dari tiga pekerja migran yang meninggal dunia tersebut, dua di antara mereka melalui jalur ilegal, sedangkan seorang sisanya melalui jalur resmi," katanya, Rabu (26/01/2022).

Baca Juga: Untung Tak Beruntung, Enak-enak Jalan Diserbu Tawon Vespa Sampai Dilarikan ke RS Lamongan

Dia mengatakan ketiga PMI yang meninggal dunia di tempat kerjanya di luar negeri tersebut, saat ini telah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

"Yang terakhir pekerja migran yang meninggal dunia bernama Ismail Bahar, warga Desa Ketapang Laok, Kecamatan Ketapang," ujar Agus.

Ia menerangkan Ismail Bahar meninggal akibat kecelakaan kerja setelah tertimpa bak truk saat memperbaikinya.

Sebanyak dua pekerja migran lainnya merupakan pasangan suami istri asal Desa Jelgung, Sampang. Ia meninggal dunia karena mengalami kecelakaan lalu lintas.

Agus Sumarno menuturkan pemkab melakukan penjemputan secara langsung ke Bandara Internasional Juanda serta memberikan santunan kepada keluarga korban.

Baca Juga: Perahu BBM Meledak Hingga Pecah Jadi Dua Bagian di Perairan Sumenep, 3 ABK Luka Bakar

"Gratis, tanpa biasa sedikitpun," katanya menegaskan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait