Dirinya tak menampik jika ada petugas dari Dinas Kesehatan Tulungagung yang melakukan penelusuran ke puluhan mahasiswinya.
“Kita belum dapat informasi tentang itu (puluhan mahasiswi positif COVID-19),” katanya.
Untuk memastikannya pihaknya mengirimkan sampel tersebut ke Surabaya.
Selanjutnya, 21 pasien yang positif dikarantina secara terpusat di tempat kost tersebut, namun terpisah dari penghuni lain.
Baca Juga:Dua Warga Paiton Probolinggo Positif Terpapar Covid-19 Setelah Perjalanan dari Jakarta
Sementara itu Humas UIN Satu Tulungagung, Ulir Abshor jelaskan kejadian itu tak berpengaruh terhadap perkuliahan.
Pasalnya hingga kini perkuliahan semester genap belum dimulai. "Ini masih fokus pada proses pembayaran UKT," katanya.
Pihaknya juga menunggu arahan dari Kementerian Agama untuk perkuliahan tatap muka.