Jalur Alternatif Magetan-Ngawi Tutup Total Akibat Jembatan Retak Parah

Jembatan yang menghubungkan dengan Desa Baderan, Geneng, Ngawi itu retak dan konstruksi patah.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 08 Juni 2022 | 18:44 WIB
Jalur Alternatif Magetan-Ngawi Tutup Total Akibat Jembatan Retak Parah
Jalur Alternatif Magetan-Ngawi Tutup Total Akibat Jembatan Retak Parah. [Beritajatim.com]

SuaraJatim.id - Jalur alternatif menghubungkan Magetan dengan Ngawi tutup total. Sebab jembatan yang berlokasi di Dusun Waduk, Desa Bayemwetan, Kartoharjo, Magetan, kondisinya retak.

Jembatan yang menghubungkan dengan Desa Baderan, Geneng, Ngawi itu retak dan konstruksi patah.

Kepala Dusun Waduk, Rusbandi mengatakan, usia jembatan itu sudah lebih dari 50 tahun dan tak pernah tersentuh rehabilitasi atau perawatan.

Retakan atau patahan, lanjut dia, terjadi sejak beberapa tahun lalu. Namun, karena masih dilalui kendaraan angkutan barang yang berat kondisi jembatan kian parah.

Baca Juga:Jembatan Penyebrangan Warga di Bandung Roboh Tergerus Arus Sungai Ciwidey

Pihak desa setempat memasang portal dan membatasi kendaraan roda empat yang boleh lewat hanya kendaraan pribadi saja. Namun, kondisi jembatan itu semakin parah akibat muncul retakan di aspal jembatan.

“Retakan di aspal itu memang baru kemarin pagi (7/6/2022). Tapi retakan dan patahan konstruksi sudah lama. Ini bagian pondasinya juga sudah rusak. Tinggal nunggu ambruknya saja. Dan kami bersama warga memutuskan untuk menutup jembatan demi keamanan pengguna jalan. Usia jembatan audah 50 tahun, tak pernah ada perbaikan meski kami sudah mengajukan permohonan perbaikan ke mana-mana,” kata Rusbandi mengutip dari beritajatim.com, Rabu (8/6/2022).

Rusbandi menyebut jika pihak desa sudah pernah mengajukan perbaikan jembatan itu ke Pemkab Magetan. Termasuk pada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Namun, hingga jembatan itu retak, tak ada perbaikan atau rehabilitasi sama sekali. Pihaknya sudah melaporkan kejadian itu pada kecamatan. Camat Kartoharjo Agung Budiarto sudah sempat mengecek ke lokasi usai jembatan ditutup.

“Kami harap segera ada perbaikan. Selain untuk kepentingan ekonomi, beberapa anak di desa kami juga ada yang bersekolah di Baderan. Jika harus memutar, harus menempuh jarak lima kilometer baik jika lewat Jalan Raya Magetan Ngawi atau lewat Jalan Raya Karangmojo Ngawi,” pungkasnya.

Warga setempat diminta untuk tidak sering melintasi jembatan meski hanya berjalan kaki. Karena kondisi jembatan yang sudah rawan ambrol. Sehingga, mereka terpaksa harus lewat jalan memutar.

Baca Juga:Mobil Damkar Terhalang Motor Warga yang Menonton Kebakaran di Ngawi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak