facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Bisa Berenang, Ustad di Sampang Meninggal Saat Mandi di Waduk

Muhammad Taufiq Selasa, 21 Juni 2022 | 18:25 WIB

Tak Bisa Berenang, Ustad di Sampang Meninggal Saat Mandi di Waduk
Ilustrasi tenggelam - (Unsplash/@blakecheekk)

Tragis ninan nasib seorang ustad di Sampang Kabupaten Madura Jawa Timur ( Jatim ). Ia tewas tenggelam di waduk saat mandi bersama kawan-kawannya.

SuaraJatim.id - Tragis ninan nasib seorang ustad di Sampang Kabupaten Madura Jawa Timur ( Jatim ). Ia tewas tenggelam di waduk saat mandi bersama kawan-kawannya.

Ustad bernama Hasib (23) itu sebenarnya merupakan warga Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan. Ia meninggal karena tenggelam saat mandi di waduk Kecamatan Kedungdung, Senin (20/6/2022).

Untuk kronologisnya sendiri, saat itu Hasib bersama dua kawannya Ahmad Furqon (20) dan Izuddin (23) mandi di waduk tersebut.

Ketiga sekawan ini selama ini dikenal sebagai ustad di Yayasan Miftahul Hikmah Assubky Desa Batuporo Barat Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.

Baca Juga: Sorotan Peristiwa Kemarin, Dari Tewasnya Pesilat SH Terate Akibat Ditendang Pelatihnya Sampai Hujan Es di Jember

Sekira pukul 09.00 WIB, kedua rekan korban mandi di waduk. Namun, korban yang tidak memiliki kemampuan berenang ikut mandi dan akhirnya tenggelam.

“Kedua teman korban sebenarnya sempat ragu terhadap kondisi korban yang tidak bisa berenang, tapi korban tetap memaksa,” terang Kapolsek Kedungdung Iptu Darussalam, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (21/6/2022).

Tidak lama kemudian, keraguan para rekan korban itu terbukti dan sang ustad berteriak meminta tolong namun karena kondisi waduk terlalu dalam, korban pun tenggelam.

Tetapi, rekan korban berusaha mencari pertolongan kepada warga sekitar.

“Warga setempat berhasil menolong korban kedaratan tetapi sayang nyawa Hasib tidak terselamatkan,” ujarnya.

Baca Juga: Santri Ponpes Al Fatah Temboro Magetan Asal Manado Ditemukan Tewas Tenggelam Saat Berenang

Kemudian warga setempat menghubungi pihak Puskesmas Kedungdung untuk dilakukan penanganan lebih lanjut dan membawa korban ke rumah duka untuk dimakamkan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait