facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Burung Mahal Koleksi Maharani Zoo Lamongan Berkurang Puluhan Ekor, Ternyata Dicuri Karyawan Sendiri

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Sabtu, 25 Juni 2022 | 18:41 WIB

Burung Mahal Koleksi Maharani Zoo Lamongan Berkurang Puluhan Ekor, Ternyata Dicuri Karyawan Sendiri
Ilustrasi -Sekuriti Kebun Binatang di Lamongan Curi Burung Senilai Rp130 Juta. [Dok.Antara]

Ketiganya terbukti bersekongkol mencuri puluhan burung koleksi kebun binatang senilai total Rp130 juta.

SuaraJatim.id - Karyawan kebun binatang di Lamongan, Maharani Zoo dan Goa (MZG) ditangkap terkait kasus pencurian. Ketiganya terbukti bersekongkol mencuri puluhan burung koleksi kebun binatang senilai total Rp130 juta.

“Iya, Polisi berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian satwa burung Sun Conure di dalam lokasi wisata Maharani Zoo dan Goa di Kecamatan Paciran, Lamongan,” ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro mengutip dair beritajatim.com, Sabtu (25/6/2022).

Para pelaku pencurian, yakni EK (50) warga Desa Paciran, bekerja sebagai koordinator sekuriti MZG. Lalu EPL (30) warga asal Desa Kranji yang juga sekuriti MZG, dan MS (29) warga asal Desa Tunggul, Kecamatan Paciran, bekerja sebagai keeper MZG.

Kronologisnya, lanjut Ipda Anton, berawal sekitar sebulan yang lalu saat Operasional Manager MZG, M. Solikin mendapat laporan dari Supervisor Animal Departement MZG, Drh. Nani Yuliati tentang hilangnya burung berjenis sun conure dari kandangnya.

Baca Juga: Wabah PMK Terus Meluas di Lamongan, 75 Persen Populasi Sapi Suspek di 25 Kecamatan

Lalu, Kapten MZG, Yudi Wahono, dan Keeper MZG, Evi Ratnawati melakukan pengecekan kandang, pada 12 Februari 2022. Didapati jumlah burung yang memiliki nama lain parkit matahari ini hanya tersisa 46 ekor.

Padahal, berdasarkan data di MZG pada Agustus 2021, jumlah burung Sun Conure berjumlah 88 ekor. Parahnya lagi, saat dilakukan pengecekan oleh petugas MZG 3 April 2022, diketahui bahwa burung Sun Conure jumlahnya kembali berkurang. Dari yang semula 46 ekor menjadi 36 ekor.

Saat dilakukan pengecekan lagi pada 1 Mei 2022, burung yang awalnya berjumlah 36 ekor tersebut terus menyusut menjadi 23 ekor saja.

“Jadi total burung yang hilang sejak Agustus 2021 hingga terakhir kali dicek jumlahnya mencapai 65 ekor,” sebut Anton.

Hilangnya puluhan ekor burung mahal ini, lanjut Anton, juga ditandai dengan munculnya sejumlah kejanggalan, di antaranya kunci kandang yang berpindah dari tempat penyimpanannya, gembok kandang yang rusak, serta rantai pengait pintu kandang yang juga mengalami putus seperti bekas digergaji.

Baca Juga: Kiper Persela Lamongan Gabung di Borneo FC Samarinda, Dwi Kuswanto: Dukungan Keluarga untuk Bergabung

Singkatnya, pihak MZG mencurigai bahwa burung-burung tersebut telah hilang dicuri.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait