Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

RS Indonesia di Gaza Kebanjiran Korban Gempuran Israel Sejak Jumat, Puluhan Orang Mati

Muhammad Taufiq Senin, 08 Agustus 2022 | 14:05 WIB

RS Indonesia di Gaza Kebanjiran Korban Gempuran Israel Sejak Jumat, Puluhan Orang Mati
Warga Palestina mengecek rumah yang dihancurkan serangan udara Israel, di tengah konflik Israel dan kota Gaza. (6/8/2022)(ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammed Salem/rwa/mca)

Agresi pasukan Israel ke Gaza kian membabibuta sejak, Jumat (05/08/2022). Puluhan orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka dalam serangan tersebut.

SuaraJatim.id - Agresi pasukan Israel ke Gaza kian membabibuta sejak, Jumat (05/08/2022). Puluhan orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka dalam serangan tersebut.

Rumah sakit Indonesia yang terletak di Bayt Lahiya, sebagai rumah sakit terbesar di Gaza bagian utara, kebanjiran korban gempuran pasukan Israel tersebut.

Update soal kondisi terkini RS Indonesia di Gaza ini disampaikan organisasi sosial kemanusiaan MER-C dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin (09/08/2022).

Kementerian Kesehatan Palestina merilis jumlah korban akibat serangan Israel hingga Minggu (7/8) pukul 23.25 waktu setempat mencapai 44 orang meninggal dunia dan 360 orang luka-luka.

Baca Juga: Serangan Israel Akibatkan Puluhan Korban Luka dan Ratusan Meninggal, RS Indonesia di Gaza Turut Bantu

Wanita, lansia bahkan anak-anak tidak luput menjadi sasaran serangan Israel, menurut Kemenkes Palestina.

Reza Aldilla Kurniawan, seorang relawan MER-C di Jalur Gaza, melaporkan bahwa sejak Israel memulai serangan pada Jumat (5/8) RS Indonesia menangani sedikitnya 8 korban meninggal dan 54 korban luka-luka.

Ruang instalasi gawat darurat (IGD) menjadi ruangan tersibuk di RS Indonesia di Bayt Lahiya setelah serangan terjadi.

Ruang IGD RS Indonesia itu terus menerima korban-korban serangan Israel dengan berbagai tingkat keparahan luka yang segera memerlukan pertolongan medis.

Selain IGD, ruang jenazah RS Indonesia juga menjadi tempat yang ramai didatangi warga Gaza.

Baca Juga: Serangan Udara Israel ke Gaza Tewaskan Komandan Senior Kelompok Jihad Palestina

Mereka adalah para keluarga korban yang syahid atau warga Gaza yang ingin melihat anggota keluarga atau sahabat mereka yang menjadi korban, kata pihak MER-C dalam keterangannya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait