Gegara Harga Telur Mahal, Kebutuhan Protein untuk Bansos di Ponorogo Diganti Ikan Segar, KPM: Penginnya Sih Telur

Tingginya harga telur dalam beberapa waktu belakangan, berdampak pada komposisi bantuan pangan non-tunai (BNPT) yang disalurkan di Kabupaten Ponorogo, Jatim.

Chandra Iswinarno
Senin, 29 Agustus 2022 | 15:47 WIB
Gegara Harga Telur Mahal, Kebutuhan Protein untuk Bansos di Ponorogo Diganti Ikan Segar, KPM: Penginnya Sih Telur
Seorang warga KPM yang mendapat bansos menunjukan ikan segar pengganti telur. [Beritajatim.com]

SuaraJatim.id - Tingginya harga telur dalam beberapa waktu belakangan, berdampak pada komposisi bantuan pangan non-tunai (BNPT) yang disalurkan di Kabupaten Ponorogo, Jatim.

Untuk diketahui tingginya harga telur yang mencapai Rp30 ribu per kilogram menyebabkan, keluarga penerima manfaat (KPM) tidak bisa lagi menikmati telur untuk memenuhi kebutuhan proteinnya.

"Memang biasanya untuk protein hewani pakai telur. Tetapi ketika harga telur naik seperti sekarang ini, diganti dengan alternatif lain," kata seorang agen penyalur BPNT di wilayah Kecamatan Kota Ponorogo Taufiq Sidki seperti dikutip Beritajatim.com-jaringan Suara.com pada Senin (29/8/2022).

Agen penyalur BNPT mengganti telur dengan alternatif protein hewani lain, seperti berupa daging ayam, daging sapi atau ikan laut segar.

Baca Juga:Harga Telur Ayam Meroket Hingga Rp35 Ribu Karena Pakan Mahal

Pergantian tersebut dilakukan agar komoditas bantuan lain bisa ter-cover.

"Kalau tetap pakai telur, kasihan KPM-nya. Komoditas lainnya berkurang. Sehingga tetap bisa akomodir komoditas lainnya, bisa variatif, tidak habis anggarannya untuk telur," katanya.

Ia juga menjelaskan, pencairan BPNT pada bulan ini dicairkan langsung untuk dua bulan, yaitu Juni dan Juli 2022. Sehingga jika per KPM per bulan dapat anggaran Rp200 ribu, bulan ini menjadi Rp400 ribu.

Taufiq juga mengungkapkan, pergantian telur dengan protein hewani lain telah menjadi kesepakatan penyaluran BPNT kepada KPM yang berada di wilayah Kecamatan Kota.

"Kalau wilayah lain ada yang masih menggunakan telur. Sebab, mengakomodir kearifan lokal atau peternak ayam petelur di wilayah tersebut. Supaya usahanya telurnya terserap untuk pencairan BPNT," pungkasnya.

Baca Juga:Tidak Hanya Harga Telur Ayam Naik, Harga Daging Ayam di Sumsel Juga Naik

Salah satu KPM penerima bansos, Jumini mengaku hanya bisa menerima saja. Namun, ia lebih memilih telur untuk protein hewaninya.

Sebab, jika digantikan ikan hanya bertahan 1-2 hari, sementara untuk telur bisa beberapa hari.

"Penginnya sih telur, bisa digunakan untuk beberapa hari," harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak