Kronologis Siswa SD di Malang Koma Setelah Dikeroyok Kakak Kelasnya

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Desa Jenggolo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang berinisial MWF (7) diduga jadi korban pengeroyokan hingga koma.

Muhammad Taufiq
Rabu, 23 November 2022 | 19:35 WIB
Kronologis Siswa SD di Malang Koma Setelah Dikeroyok Kakak Kelasnya
Bocah SD di Malang dikeroyok temannya [Foto: Tangkapan layar Instagram]

SuaraJatim.id - Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Desa Jenggolo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang berinisial MWF (7) diduga jadi korban pengeroyokan hingga koma.

Pelaku penganiaya disinyalir berjumlah sekitar tujuh anak yang merupakan kakak kelas korban. Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Jumat, 11 November 2022 lalu.

Hal itu disampaikan ayah korban bernama Edi Subandi. Ia lantas menceritakan kronologisnya. Saat itu putranya telat pulang sekolah, lalu menangis histeris. Namun, korban tidak menceritakan apa penyebabnya.

"Ke kita (orang tua korban) tidak berani bilang," ujarnya, Rabu (23/11/2022).

Baca Juga:Sedih! Beredar Video Bocah Kelas 2 SD Malang Koma Usai Dikeroyok Kakak Kelasnya

Keesokan harinya, lanjut dia, korban muntah-muntah sehingga memutuskan untuk tidak masuk sekolah.

"Saya pikir tifusnya kambuh, saya periksa ke bidan langganan. Mualnya mereda tapi tetap pusing," katanya menambahkan.

Tiga hari kemudian, pusing kian parah hingga korban kejang-kejang. Keesokan paginya dibawa ke rumah sakit dan saat ini kondisinya telah membaik.

Korban akhirnya memberanikan diri menceritakan apa yang dialami.

"Ternyata telat pulang sekolah itu di parkiran sekolah diseret empat anak kakak kelasnya menuju Bendungan Sengguruh, lalu ditendang kepala dan dadanya sempat sesak nafas," ujarnya.

Baca Juga:Pria 57 Tahun Hanyut Terseret Arus Sungai Brantas di Malang Ditemukan Tewas

Para pelaku diketahui merupakan siswa satu sekolah. Mayoritas kelas 6 SD. Penganiayaan atau pengeroyokan itu bermotif pemalakan.

"Dia tidak pernah cerita, ternyata korbannya sudah banyak (selain MWF). Kalau tidak dikasih uang, Pasti ada kekerasan," katanya.

Lantaran peristiwa yang dialami anaknya mengancam nyawa, pihaknya memutuskan untuk melapor polisi. "Ini urusannya nyawa," ujarnya.

Sementara, Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik mengatakan kasus dugaan pengeroyokan atau penganiayaan sudah ditangani penyidik. Visum juga telah dilakukan.

"Penyidik sudah melakukan pemeriksaan pihak sekolah dan tujuh anak diduga pelaku penganiayaan," ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, diketahui korban memang acap kali jadi sasaran penganiayaan. "Kerap jadi korban bullying dan penganiayaan sejak kelas 1," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak