"Kami diberi kewenangan untuk melakukan penyelidikan saksi, tim Forensik yang di Polda Jatim juga sedang bekerja, intinya semua sedang bekerja sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangannya," paparnya.
Polres Blitar Kota sendiri masih terus mendalami kemungkinan adanya keterlibatan orang dalam di kasus perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar itu. Menurut Kapolres, kemungkinan tersebut masih bisa terjadi kerena hingga kini semua tersangka belum ada yang tertangkap.
Selain pemeriksaan saksi, polisi juga terus melakukan pelacakan terhadap kendaraan para pelaku yang sebelumnya terekam CCTV. Menurut Argo, tim Jatanras Polda Jatim dibantu dengan tim Bareskrim Polri sedang mencari titik terakhir kendaraan para pelaku berada.
Pemeriksaan rekaman CCTV dan kamera tilang elektronik juga terus dilakukan. "Saat ini tim sedang melacak titik terakhir dimana mobil pelaku berada, tim dari Polda terus melakukan pelacakan dibantu dengan Bareskrim Polri," jelas Argo.
Baca Juga:Kasus Perampokan di Rumah Wali Kota Blitar, Polisi Telah Periksa 40 Saksi
Sebelumnya polisi juga telah mengantongi identitas para pelaku perampokan Rumah Dinas Wali Kota Blitar Santoso. Indentitas para perampok bisa didapatkan oleh polisi setelah dilakukan uji Labfor sampel sidik jari.