Tak Ada Kapoknya, Muncul Lagi Gangster Misterius Anak-anak Muda Surabaya

Sebanyak lima remaja anggota ganster misterius kembali muncul di Kota Surabaya Jawa Timur ( Jatim ). Mereka diamankan kepolisian setempat hendak menantang gangster lain.

Muhammad Taufiq
Selasa, 24 Januari 2023 | 09:13 WIB
Tak Ada Kapoknya, Muncul Lagi Gangster Misterius Anak-anak Muda Surabaya
Kelima anggota gangster dibekuk kepolisian Surabaya [Foto: Beritajatim]

SuaraJatim.id - Sebanyak lima remaja anggota ganster misterius kembali muncul di Kota Surabaya Jawa Timur ( Jatim ). Mereka diamankan kepolisian setempat hendak menantang anggota Suroboyo Boys 22.

Mereka dibekuk di SPBU Jalan Dupak, Sabtu (21/01/2023) sedang kongkow-kongkow menjelang subuh, sekitar pukul 04.00 WIB. Mereka bersiap melakukan penyerangan. Kelima remaja ini dibekuk oleh Anggota Sat Intelkam bersama Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana, pengamanan terhadap lima anak dibawah umur yang ketahuan hendak tawuran dengan membawa celurit, golok dan samurai.

Kelima bocah tersebut adalah DM (17) warga Tembok Gede, AJ (16) asal Kedung Rukem, ST (16) asal Plemahan, GI (17) Kedung Anyar, dan AP (16) asal Kedungdoro.

Baca Juga:Marselino Ferdinan Buka Suara Jelang Berangkat ke Belgia, Gabung Klub Apa?

"Diamankan Intel bersama anggota reskrim di SPBU Dupak saat hendak tawuran dan mendapati 2 samurai, 1 golok dan 2 celurit yang dibawa beserta 1 bendera dengan tulisan Misterius Pusat," ujar Mirzal dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Senin (23/01/2023).

Usai diamankan, kelimanya langsung digelandang ke Polrestabes Surabaya. Dari pengakuan kelima anak tersebut, mereka menerima pesan tantangan tawuran dari kelompok Suroboyo Boys 22.

Merasa terhina, mereka lalu berkumpul di SPBU Dupak. Namun, belum semuanya berkumpul, lima anak tersebut diamankan terlebih dahulu oleh anggota Intel Polrestabes Surabaya yang sedang mengisi bensin.

Diketahui juga dari kelima anak tersebut, tiga diantaranya bersekolah di SMA Negeri di Surabaya. Sedangkan dua lainnya putus sekolah. "Sudah ditangani di Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya," kata Mirzal.

Kini kelima anak di bawah umur tersebut sudah menjalani proses pembinaan dan saat ini tengah berlangsung proses diversi lantaran, kelimanya berusia di bawah umur.

Baca Juga:Marselino Ferdinan Terbang ke Belgia, Persebaya Surabaya Ikhlas Melepas

News

Terkini

Isu penculikan anak dalam beberapa hari terakhir meneror para orangtua di sejumlah daerah di Jawa Timur ( Jatim ). Informasi beredar melalui grup-grup WhatsApp dan media sosia

News | 09:45 WIB

Beredar video yang memperlihatkan seorang pemuda mengendarai motor dengan gaya tak biasa. Pemuda itu mengendarai motor sambil tiduran di jok.

News | 09:11 WIB

Sejak usia 4 bulan, balita bernama Assyifa Aulia Susanti berjuang tanpa anus. Orang tua balita 3 tahun itu pun tak bisa berbuat apa-apa karena ekonomi terbilang lemah.

News | 09:06 WIB

Polisi mengamankan 107 orang usai kericuhan yang terjadi pada saat aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh pendukung Arema FC

News | 07:28 WIB

Kericuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa Aremania di depan Kantor Arema FC menjadi perhatian publik. Aksi tersebut ternyata mengakibatkan korban luka-luka.

News | 17:30 WIB

Pelatih Persebaya, Aji Santoso berpesan kepada Bonek, suporter Bajul Ijo agar bisa menjaga ketertiban tanpa kerusuhan saat tim kesayangannya dijamu Madura United

News | 15:37 WIB

TPPO masih banyak terjadi, modusnya menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). Sementara di negara tujuan, korbannya dijanjikan untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART)

News | 22:36 WIB

Apa yang dilakukan Sulaiman ini bisa dibilang nekat betul. Pria 31 tahun asal Kampung Barat Tambak Kelurahan Pejagan Kabupaten Bangkalan, itu menguras barang-barang kantor BMT

News | 09:53 WIB

Nama Samanhudi Anwar keluar belakangan. Mantan Wali Kota Blitar 2 periode ini disangkutpautkan dalam kasus perampokan tersebut setelah sekian lama tenggelam.

News | 08:33 WIB

Seorang pengamen di Kediri, Jawa Timur kedapatan mengendarai motor saat mengamen di sebuah toko pakaian. Hal ini sontak membuat heran warganet.

News | 08:07 WIB

Mantan Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar diduga ikut membantu merancang aksi pencurian dengan kekerasan atau perampokan Rumah Dinas Wali Kota Santoso pada 12 Desember 2023 lalu

News | 08:00 WIB

Setelah hampir dua bulan kasus perampokan disertai penyekapan rumah dinas Wali Kota Blitar Santoso akhirnya terungkap. Salah satu tersangka ternyata eks Wali Kota Balitar.

News | 21:04 WIB

Para Nahdliyin, sebutan untuk warga Nahdlatul Ulama (NU), saat ini merayakan usia seabad organisasi Islam terbesar di Indonesia itu. Acara puncaknya bakal digelar di Sidoarjo.

News | 12:31 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menanggapi santai kode-kode dorongan dirinya maju sebagai calon gubernur Jawa Timur ( Jatim ) yang ramai sejak kemarin.

News | 11:31 WIB

Seorang bocah laki-laki berhasil menggagalkan aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di sebuah minimarket di Sidoarjo, Jawa Timur. Aksi percobaan pencurian itu terekam CCTV.

News | 10:34 WIB
Tampilkan lebih banyak