Dikira Korban Begal, Mayat Pria di Ahmad Yani Surabaya Akibat Kebut-kebutan Demi Konten

Dikira menjadi korban begal di Jalan Ahmad Yani Surabaya, ternyata jasad yang ditemukan di pinggir jalan tersebut adalah korban kecelakaan lalu lintas akibat kebut-kebutan.

Muhammad Taufiq
Selasa, 04 April 2023 | 08:56 WIB
Dikira Korban Begal, Mayat Pria di Ahmad Yani Surabaya Akibat Kebut-kebutan Demi Konten
Ilustrasi mayat/ kamar mayat/ jenazah. (Shutterstock)

SuaraJatim.id - Dikira menjadi korban begal di Jalan Ahmad Yani Surabaya, ternyata jasad yang ditemukan di pinggir jalan tersebut adalah korban kecelakaan lalu lintas akibat kebut-kebutan dijalan.

Korban bernama M. Iqbal Firdaus. Jasadnya ditemukan di Jalan Ahmad Yani, Minggu (2/4/2023) dini hari. Iqbal sempat dikira korban pembegalan, sampai akhirnya terungkap kalau Ia korban kecelakaan akibat kebut-kebutan.

Untuk kronologisnya, seperti disampaikan Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlur Rahman, berawal adanya penemuan jenazah dilaporkan sekitar pukul 02.47 WIB. Laporan masuk ke BPBD Kota Surabaya adalah kecelakaan tunggal.

Saat pertama kali ditemukan, korban sudah tergeletak tak bernyawa tanpa ada identitas. Saat petugas hendak mengevakuasi korban, baru lah ada temannya yang datang. Diketahui korban sedang dalam perjalanan pulang dari Sidoarjo naik motor.

Baca Juga:Moral Persija Mulai Naik, Persebaya Pasang Mode Waspada

"Kejadian tersebut murni kecelakaan, tidak seperti dugaan masyarakat selama ini. Laka tersebut terjadi, saat korban tinggi 140 KM perjam, kebut-kebutan dengan beberapa kendaraan yang lain, akhirnya menabrak truk dari belakang," ujarnya.

"Kendaraan truk juga kami telusuri identitas truk yang ditabrak dari belakang," katanya menambahkan.

Kejadian tersebut bahkan terekam jelas dari hp milik korban, yang sempat hilang dan ternyata ditemukan sejauh 10 Meter dari TKP.

"Tapi didapati dari rekaman korban yang dipasang di sepeda motor, reskrim menemukan handphone ada di selokan terpental setelah kita buka hapenya, ternyata ada rekaman kejadian sampai mulai dari pelan kencang sampai akhirnya nabrak truk akhirnya selesai di situ," terang Arif.

Ini menjadi pembelajaran buat warga, adanya pembuatan konten, maupun demi mendapatkan rekaman, namun tidak dengan membahayakan diri sendiri. "Merekam dirinya sendiri sampai maut. Motornya diamankan rekannya karena motornya diupgrade," ucapnya.

Baca Juga:Hipnoterapi jadi Cara Polisi untuk Sadarkan Pengguna Knalpot Brong, Apa Bisa ?

Sebelumnya, korban M. Iqbal bersama belasan teman-temannya nongkrong di Sidoarjo. Namun saat perjalanan pulang ke Surabaya, belasan pemuda itu kebut-kebutan.

Bahkan saat mendekati Mapolda Jatim, dari rekaman korban mengebut meninggalkan belasan teman-temannya. Mengetahui ada yang meninggal, teman-temannya kemudian mengamankan kendaraan korban sampai-sampai polisi sempat kesulitan.

Kontributor : Dimas Angga Perkasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak