"Kepala desa saya harapkan juga bertanggung jawab untuk mengembangkan desa ini sebagai Desa Wisata yang berfokus pada bidang pertanian. Saya rasa ini mampu untuk dikembangkan karena sangat estetik dan punya peluang ekonomi yang luar biasa,” katanya.
Di sisi lain, Ketua Poktan Sri Rejeki, Muchsin secara langsung menyampaikan bahwa MTS adalah anugerah bagi Desa Ngarjo. Karena pada penerapan MTS maka tanaman harus sehat dan yang mengonsumsi dipastikan sehat. Namun demikian, ia mengaku perjalanan Poktan Sri Rejeki untuk mendapatkan program MTS ini sangat berliku dan panjang prosesnya. Misalnya uji tes tanah dan diberi kapur dolomit jika ada penurunan kadar tanah.
"Kami jadi memiliki banyak ilmu, ini juga mendukung produksi pupuk organik plus yang sudah kami lakukan secara mandiri. Kami juga melakukan pengamatan lahan secara berkala satu minggu sekali. Harapannya jangan sampai tanaman kita terserang hama. Kami mohon tindak lanjut MTS untuk ditingkatkan,” pungkasnya.