Penantian 48 Tahun Berakhir, Gubernur Khofifah Resmikan Sambungan Listrik di Dusun Merak Situbondo

Kini Desa Merak dipastikan bisa terpenuhi kebutuhan dasarnya terhadap akses listrik.

Fabiola Febrinastri
Minggu, 17 Desember 2023 | 16:30 WIB
Penantian 48 Tahun Berakhir, Gubernur Khofifah Resmikan Sambungan Listrik di Dusun Merak Situbondo
Dusun Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jatim telah dialiri listrik. (Dok: Pemprov Jatim)

"Alhamdulillah ini adalah buah jawaban doa selama 48 tahun dari seluruh warga Dusun Merak yang dijawab Allah dengan tergeraknya banyak pihak dari Pemprov Jatim, dari Pemkab Situbondo dan PLN untuk bisa menyambungkan aliran listrik hingga ke kampung Desa Merak ini," tegas Gubernur Khofifah.

"Memang hanya puluhan KK warga desa ini tapi prinsip kami dalam pembangunan Jatim adalah no one left behind. Maka Alhamdulillah kini panjenengan semua bisa beribadah, belajar dan beraktivitas dengan tenang aman nyaman dan lancar," imbuhnya.

Selain itu pemerataan listrik juga merupakan komitmen bersama antara Pemerintah dan stakeholder terkait, yaitu PT. PLN (Persero) untuk bersinergi dalam ketersediaan dan pemerataan akses infrastruktur listrik sampai ke pelosok desa-desa hingga dusun. Guna mendorong akselerasi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pedesaan menuju Jawa Timur Bangkit.

"Rasio Elektrifikasi di Jawa Timur saat ini tercapai 99,62%. Sedangkan untuk Kabupaten Situbondo sendiri Rasio Elektrifikasinya 99,99%, namun demikian masih terdapat masyarakat yang belum berlistrik. Oleh karena itu Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah membuat program untuk membantu masyarakat yang belum berlistrik," tuturnya.

Baca Juga:Gubernur Khofifah Dampingi Mentan Amran Sulaiman Tanam Padi Bersama di Desa Ngadipuro

Gubernur Khofifah menyebutkan, total pemasangan instalasi rumah sambungan rumah (IRSR) sejak Tahun 2019 sampai dengan 2023 sebanyak 18.778 RTM, yang tersebar di Jawa Timur. Sedangkan pada Tahun 2023 Kabupaten Situbondo menerima Bantuan Sosial Instalasi Rumah Sambungan Rumah (IR/SR) dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 641 RTM.

"Pemerataan akses infrastruktur listrik sampai pelosok desa 3T sangat penting dan bantuan ini sangat berdampak bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang tinggal di pelosok desa," tuturnya.

Selain bantuan listrik, dalam kesempatan ini Gubernur Khofifah juga memberikan hibah Pemasangan PLTS Solar Home System (SHS) pada 20 KK penerima di Desa Merak. Menurutnya, sangat penting PLTS SHS dan PLTS rooftop di Jawa Timur selain memenuhi kebutuhan masyarakat, upaya ini dalam rangka sosialisasi untuk mengajak pemanfaatan energi terbarukan.

Ajakan tersebut, kata Gubernur Khofifah, selaras dengan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional pasal 9 huruf f angka 1 yaitu tercapainya Bauran Energi Primer yang optimal pada tahun 2025 dengan peran Energi Baru Terbarukan (EBT) paling 23% (dua puluh tiga persen) dan pada tahun 2050 paling sedikit 31% (tiga puluh satu persen) sepanjang keekonomiannya terpenuhi.

"Di Era Transisi Energi untuk mendukung pencapaian komitmen Net Zero Emission, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menerbitkan kebijakan transisi energi sekaligus proaktif berkolaborasi bersama stakeholder terkait untuk optimalisasi pemanfaatan Energi Baru Terbarukan menuju energi bersih ramah," jelasnya

Baca Juga:Gubernur Khofifah Ajak Jamaah Bersyukur dan Berdoa bagi Indonesia Aman dan Penuh Berkah dalam Jawa Timur Bermunajat

Gubernur Khofifah menyebutkan, total Hibah Pemasangan PLTS Solar Home System (SHS) sejak Tahun 2019 sampai dengan 2023 sebanyak 949 Unit yang tersebar di Jawa Timur.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini