Selain itu, dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi biogas, peternak juga dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah di peternakan mereka, mengurangi biaya pengelolaan limbah, serta menjalani pengelolaan peternakan yang berkelanjutan.
“Kami sangat antusias dengan kolaborasi di proyek yang memiliki dampak besar bagi lingkungan dan peternak sapi perah lokal ini. Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung upaya pengurangan emisi karbon melalui pemanfaatan teknologi berkelanjutan,” ujar Andy Budiarto, Manager Technical, Environment & CSR dari PT Jawa Power.
Ia menambahkan inisiatif kolaboratif ini juga memberikan dampak positif bagi para peternak sapi perah yaitu pengurangan biaya pembelian gas untuk keperluan memasak.
Selain itu ampas kotoran sapi kering yang dihasilkan oleh unit Biogas juga dapat diolah menjadi pupuk organik.
Baca Juga:Ditetapkan Tersangka Oleh Polda Jatim, UGM Tak Tahu Yudi Jadi Dirut PT Energi Sterila Higiena
Kabar baiknya, guna memberikan manfaat yang lebih luas, tahun ini kedua perusahaan tersebut telah sepakat untuk memperluas program Biogas dengan penambahan 50 unit baru bekerjasama dengan 3 koperasi peternak sapi perah sebagai penerima manfaat.