Jauh Terpencil, Kampung di Banyuwangi Ini Sempat Bertahun-tahun Kesulitan Listrik

Masyarakat yang tinggal di Petak 1 dan 5, Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Gombengsari, Kabupaten Banyuwangi harus mengalami sulitnya mendapatkan listrik.

Baehaqi Almutoif
Senin, 25 November 2024 | 09:07 WIB
Jauh Terpencil, Kampung di Banyuwangi Ini Sempat Bertahun-tahun Kesulitan Listrik
Jauh Terpencil, Kampung di Banyuwangi Ini Sempat Bertahun-tahun Kesulitan Listrik. [ist]

SuaraJatim.id - Masyarakat yang tinggal di Petak 1 dan 5, Kelurahan Kalipuro, Kecamatan Gombengsari, Kabupaten Banyuwangi harus mengalami sulitnya mendapatkan listrik, terutama saat malam hari.

Warga Petak 1 dan 5, Kelurahan Kalipuro tinggal di tengah kawasan Perhutani. Terpencilnya lokasi membuat jaringan listrik PLN tak bisa masuk.

Selama ini masyarakat berupaya untuk mendapatkan penerangan dengan usaha sendiri. Mereka menyambung atau mengulur kabel ke lokasi tiang listrik terakhir. Jaraknya sekitar empat sampai lima kilometer. Lokasinya di luar lahan perhutani.

"Masyarakat berswadaya untuk membeli listrik yang kemudian digunakan bersama-sama sejumlah 47 KK di petak 1 dan petak 5. Muncul beberapa masalah dari penyambungan listrik,” kata Kabid EBT Dinas ESDM Rendy Herdijanto, Minggu (24/11/2024).

Baca Juga:Jelajah Gizi 2024: Keberhasilan Edukasi Asupan Balita, Ikan Lemuru Banyuwangi Miliki Kandungan Gizi Setara Salmon

Namun, sejumlah masalah kemudian muncul. Uluran kabel sering putus tertimpa pohon tumbang yang mengakibatkan mati lampu.

"Masalah lainnya adalah biaya yang cukup besar ketika mengisi token listrik warga. Serta tidak dapat diperkirakan kapan token akan habis. Selain itu masalah yang sering muncul adalah lemahnya arus listrik sehingga penerangan yang didapat tidaklah maksimal," tambahnya.

Bertahun-tahun sengsara tak dapat pasokan listrik, warga Petak 1 dan 5 kini telah memiliki PLTS Solar System (SHS). "Alhamdulillah masyarakat Petak 1 dan Petak 5 Kelurahan Kalipuro, kini sudah bisa mandiri energi berkat PLTS SHS," katanya.

Bantuan PLTS SHS ini memberikan titik cerah untuk masyarakat Petak 1 dan Petak 5 Kecamatan yang selama ini mengeluhkan adanya listrik padam.

PLTS SHS ini mampu menyerap sinar matahari dan mengubah energinya untuk disimpan dan digunakan malam hari. Lampu dapat menyala saat malam hari. Masyarakat dapat beraktivitas lebih nyaman di malam hari.

Baca Juga:Cawagub Lukman Ingin Merevolusi Transportasi dengan Membangun KRL ke Bandara

Kontributor : Yuliharto Simon Christian Yeremia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak