Pulau Jawa Tenggelam? Ini Penyebabnya

Menjadi salah satu faktor penurunan muka tanah yang banyak terjadi di pesisir Pulau Jawa

Muhammad Yunus
Kamis, 30 Oktober 2025 | 20:05 WIB
Pulau Jawa Tenggelam? Ini Penyebabnya
Ilustrasi pesisir pantai
Baca 10 detik
  • Kajian terbaru memperlihatkan penurunan muka tanah pesisir mencapai 10 sampai 15 centimeter
  • Kondisi itu merata dari ujung barat sampai ke timur di Pulau Jawa
  • Perlunya pendekatan multidisiplin dari para ahli yang tersebar di berbagai perguruan tinggi

SuaraJatim.id - Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq memperingatkan pengambilan air tanah.

Menjadi salah satu faktor penurunan muka tanah yang banyak terjadi di pesisir Pulau Jawa.

"Mulai dari sekarang yang lagi viral, Aqua yang tidak dari air pegunungan konon katanya dan memang pengambilan air tanah yang eksploitatif benar-benar menurunkan muka tanah kita paling tidak di sepanjang pesisir Pulau Jawa," kata Menteri LH/Kepala BPLH Hanif dalam Forum Rektor Lanjutan Kolaborasi KLH dengan Perguruan Tinggi dalam Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Jakarta, Kamis (30/10)

Dia menjelaskan bahwa kajian terbaru memperlihatkan penurunan muka tanah pesisir mencapai 10 sampai 15 centimeter (cm).

Baca Juga:Jembatan Kutorejo Nganjuk Siap Dibuka! Kapan Warga Bisa Melintas?

Kondisi itu merata dari ujung barat sampai ke timur di Pulau Jawa.

Kondisi penurunan muka tanah itu kemudian diperparah dengan krisis kenaikan muka air laut yang disebabkan oleh perubahan iklim.

Melihat kondisi tersebut dia menyoroti perlunya pendekatan multidisiplin dari para ahli yang tersebar di berbagai perguruan tinggi.

Untuk itu, penguatan Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) yang berada di beragam universitas kemudian menjadi kunci.

Dia mengharapkan kolaborasi antara KLH dan Kemdiktisaintek kemudian dapat memperluas peran PSLH.

Baca Juga:Ramalan Master Ong: 8 Shio Ini Bakal Banjir Cuan Mendadak di Akhir Tahun 2025, Kamu Termasuk?

Untuk mendukung pembentukan kebijakan di pusat dan daerah serta implementasinya di tingkat daerah.

"Hari ini tentu di tengah-tengah upaya Bapak Presiden meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi meningkat lebih dari 8,3 persen tentu upaya mengintegrasikan semua kajian ilmiah kita menjadi dokumen yang kemudian dengan cepat bisa merumuskan kebijakan kita sangat dimintakan," tuturnya.

Tidak hanya itu, dia mendorong kerja sama dalam memastikan instrumen lingkungan termasuk pengendalian mutu udara, air, sungai dan bahkan mikroplastik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak