Viral! SPPG Kencong Kediri Bagi-bagi Jumat Berkah dengan Tempel Uang di Tray MBG

Viral video uang ditempel di tray makanan program MBG di Kediri picu pro-kontra. Sebagian lihat inisiatif positif, lainnya khawatir soal kesetaraan dan SOP

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 08 November 2025 | 09:05 WIB
Viral! SPPG Kencong Kediri Bagi-bagi Jumat Berkah dengan Tempel Uang di Tray MBG
Tangkapan layar jumat berkah atau sedekah uang di MBG [TikTok]
Baca 10 detik
  • Video uang ditempel di tray Program MBG Kediri viral, ditonton 1,2 juta kali dan picu perdebatan.
  • Warganet terbagi: ada yang menilai aksi itu kreatif dan humanis, tapi juga dinilai langgar prosedur MBG.
  • Peristiwa ini jadi pengingat pentingnya SOP dan komunikasi publik dalam pelaksanaan Program MBG.

SuaraJatim.id - Sebuah video yang memperlihatkan uang ditempelkan pada tray makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Kencong Kediri mendadak viral di media sosial.

Dalam rekaman tersebut terlihat lembaran uang pecahan Rp5.000 hingga Rp20.000 diselipkan di setiap tray sebelum dibagikan kepada para siswa. Aksi itu direkam dan diunggah melalui akun TikTok resmi lembaga dengan caption “Jumat Berkah. Siapa Manusia Beruntung Itu?”.

Sejak diunggah, video tersebut dengan cepat menyebar dan memicu perbincangan luas.

Hingga berita ini ditulis, unggahan itu telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali dan mengumpulkan lebih dari 25 ribu likes, menjadikannya salah satu konten terkait MBG yang paling mencolok sepanjang pekan ini.

Baca Juga:Jumat Berkah Hemat: 7 Ide Nasi Bungkus Lezat di Bawah Rp 15 Ribu

Lonjakan perhatian ini tidak terlepas dari kombinasi antara momen tak biasa dan sentimen publik yang tengah tinggi terhadap pelaksanaan program makan gratis nasional.

Respon Netizen Terbelah 

Respons warganet pun langsung terbagi dua. Sebagian publik menilai langkah sekolah tersebut sebagai inisiatif ringan yang mampu memberikan warna baru pada pembagian makanan.

Ada pandangan bahwa aksi menempelkan uang itu menjadi cara sederhana untuk membuat siswa lebih bersemangat. Sebagian komentar menyebutnya sebagai bentuk perhatian tambahan menjelang akhir pekan yang menunjukkan sisi humanis dari penyelenggara MBG.

Dalam pandangan ini, momen tersebut dianggap membawa suasana gembira dan menunjukkan kedekatan emosional antara sekolah dan peserta didik.

Baca Juga:Inovasi Pemuda Lumajang Ubah Limbah Makan Bergizi Gratis Jadi Produk Ramah Lingkungan

Namun tidak sedikit pula yang menyoroti potensi masalah dari tindakan tersebut. Sejumlah pihak menilai bahwa praktik menempelkan uang pada tray makan tidak termasuk dalam standar operasional Program MBG.

Karena itu, langkah tersebut dianggap berisiko menimbulkan salah persepsi mengenai bentuk bantuan yang diberikan dalam program nasional tersebut. Ada pula kekhawatiran bahwa perbedaan nominal uang dapat memicu ketidaknyamanan sosial di antara para siswa.

Beberapa komentar menyebutkan potensi timbulnya kecemburuan, terutama jika siswa saling memperhatikan nilai uang yang diterima temannya.

Selain aspek kesetaraan, muncul pula pandangan bahwa tindakan itu dapat menyebabkan situasi tidak kondusif apabila siswa berebut tray dengan nominal tertentu.

Kekhawatiran tersebut mengarah pada satu pesan utama: kreativitas dalam pelaksanaan kegiatan sekolah tetap perlu berada dalam batas aman agar tidak memunculkan keributan atau salah tafsir di ruang publik.

Terlepas dari perdebatan itu, viralnya video SPPG Kencong Kediri kembali membawa Program MBG ke garis depan diskusi publik.

Selama ini, sorotan terhadap program tersebut banyak berkutat pada persoalan teknis, pendistribusian, serta kesiapan infrastruktur.

Kali ini, perhatian publik justru muncul dari sisi lain, yaitu interaksi langsung antara sekolah dan siswa serta bentuk spontanitas penyelenggara di lapangan.

Sisi Humanis Program MBG

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi mengenai apakah langkah tersebut akan dievaluasi oleh pihak sekolah atau otoritas terkait.

Sebagian pemerhati pendidikan menilai bahwa meski tampak sepele, tindakan seperti ini perlu dicermati agar tidak menimbulkan bias maupun ekspektasi yang tidak sesuai terhadap program MBG.

Mereka menilai konsistensi prosedur penting untuk memastikan program sudah berjalan adil dan merata bagi semua siswa.

Di sisi lain, ada pula yang menganggapnya sebagai bentuk spontanitas positif, selama tetap berada dalam koridor tata kelola yang jelas.

Aksi penempelan uang di SPPG Kencong Kediri menunjukkan bagaimana sebuah momen sederhana dapat berkembang menjadi perbincangan nasional.

Peristiwa itu juga menjadi pengingat bahwa implementasi program besar seperti MBG membutuhkan kejelasan SOP, komunikasi publik yang hati-hati, serta konsistensi dalam setiap aktivitas di lapangan.

Publik pun kembali melihat bahwa dinamika pelaksanaan MBG memiliki banyak sisi, mulai dari aspek teknis, sosial, hingga sentimen masyarakat yang terus bergerak mengikuti perkembangan di lapangan.

Kontributor : Dinar Oktarini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak