- Sodiqil Hafili mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi Jembatan Koncer, Bondowoso, pada Sabtu dini hari akibat kelelahan berkendara.
- Sepeda motor korban terjatuh ke dasar sungai, namun Sodiqil berhasil menyelamatkan diri dan tidak ikut terjatuh ke bawah.
- Tim Damkar Bondowoso berhasil mengevakuasi bangkai sepeda motor dari dasar sungai pada pukul 07.30 WIB setelah melakukan upaya penyelamatan.
SuaraJatim.id - Dinginnya angin malam dan rasa lelah yang menghimpit setelah berjam-jam menjaga keluarga di rumah sakit, nyaris berujung tragedi bagi Sodiqil Hafili.
Di tengah kesunyian dini hari, Sabtu (4/4/2026), pria ini harus berhadapan dengan maut saat melintasi Jembatan Koncer Gentengan, Kabupaten Bondowoso.
Waktu menunjukkan pukul 02.30 WIB ketika konsentrasi Sodiqil mulai goyah. Rasa kantuk luar biasa, yang kerap disebut sebagai "pembunuh senyap" di jalan raya, diduga kuat menjadi pemicu kendaraannya kehilangan kendali.
Kejadian itu berlangsung sangat cepat. Saat memasuki area jembatan, motor yang dikendarai Sodiqil meluncur tak terkendali ke arah bibir jembatan.
Baca Juga:Mahasiswa Bondowoso Tewas di Rumah, Jasadnya Ditemukan Ayah
Dalam hitungan detik, sepeda motor itu terjun bebas menuju dasar sungai yang gelap. Namun, sebuah keajaiban terjadi.
Di tengah momentum kecelakaan tunggal tersebut, tubuh Sodiqil tidak ikut terseret jatuh. Ia terhenti di daratan, sementara motornya "lenyap" ditelan arus sungai di bawah jembatan.
"Korban kehilangan konsentrasi akibat kelelahan. Motor jatuh ke sungai, namun korban sendiri berhasil menyelamatkan diri dan tidak ikut terjatuh," ujar Kepala Satpol PP dan Damkar Bondowoso, Aries Agung Sungkowo dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Kabar jatuhnya motor tersebut baru sampai ke telinga petugas pemadam kebakaran pada pagi hari melalui laporan aduan masyarakat.
Tak butuh waktu lama, Unit Jaguar, tim elit Damkar Bondowoso, langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Baca Juga:Tragis! Bocah 8 Tahun Tewas Terseret Arus Sungai Kalibaru Banyuwangi
Pukul 06.30 WIB, suasana di Jembatan Koncer Gentengan mendadak ramai. Petugas dengan peralatan khusus mulai menuruni curamnya tebing jembatan.
Di bawah sana, arus sungai yang menantang menjadi rintangan utama. Selama satu jam penuh, tim bekerja ekstra keras menarik bangkai sepeda motor dari kedalaman air.
"Petugas kami bergerak cepat merespons aduan. Dengan koordinasi yang solid, sepeda motor berhasil dievakuasi dari dasar sungai meski kondisinya cukup menantang," tambah Aries.
Tepat pukul 07.30 WIB, operasi evakuasi dinyatakan selesai. Sepeda motor tersebut berhasil diangkat kembali ke daratan dalam kondisi yang penuh sisa lumpur sungai. Sodiqil, meski masih syok, bisa bernapas lega karena nyawanya terselamatkan dari insiden maut tersebut.