Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar

Satgas MBG dan BGN menemukan 45 dari 117 penyedia makanan di Pamekasan tidak memenuhi standar

Wakos Reza Gautama
Jum'at, 17 April 2026 | 07:40 WIB
Dapur Kotor Hingga Koki Tak Terampil: Fakta Program MBG di Pamekasan Terbongkar
Ilustrasi dapur MBG. Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menemukan sebanyak 45 dari total 117 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah itu bermasalah. [BGN]
Baca 10 detik
  • Satgas MBG dan BGN menemukan 45 dari 117 penyedia makanan di Pamekasan tidak memenuhi standar kebersihan dapur.
  • Pengelola SPPG diwajibkan memberikan pelatihan teknis kepada juru masak guna meningkatkan kualitas asupan gizi bagi anak-anak.
  • Dua lokasi SPPG di Kecamatan Pademawu dihentikan operasionalnya sementara karena tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah yang memadai.

SuaraJatim.id - Niat mulia mencetak generasi emas melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, justru menabrak tembok realitas yang memprihatinkan.

Alih-alih menjadi standar kebersihan nasional, puluhan dapur penyedia makanan justru kedapatan jauh dari kata layak.

Hasil audit mendalam yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) selama sepekan terakhir mengungkap fakta mengejutkan. Sebanyak 45 dari 117 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pamekasan dinyatakan bermasalah.

Temuannya bukan main-main. Dari lantai dapur yang kotor, standar sanitasi yang diabaikan, hingga pola penyajian makanan yang dilakukan dengan serampangan.

Baca Juga:Misteri Meledaknya Mesin Pengering di SPPG Ngawi: Saat Tombol 'Start' Mengubah Dapur Menjadi Petaka

“Ini hasil pemantauan langsung kami di lapangan. Kami menemukan tempat masak yang belum memenuhi standar BGN. Pola penyajian menunya pun kurang hati-hati,” ungkap Ketua Satgas MBG Pamekasan, Sukriyanto, Kamis (16/4/2026).

Persoalan ternyata tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga sumber daya manusia. Satgas menemukan banyak pengelola SPPG yang merekrut juru masak dengan kinerja di bawah standar. Akibatnya, kualitas masakan yang seharusnya menjadi asupan gizi utama bagi anak-anak dipertaruhkan.

Atas temuan ini, BGN mengeluarkan rekomendasi keras. Pengelola diwajibkan memberikan pelatihan teknis mendesak bagi para pekerja dapur.

"Kami meminta pengelola segera memberikan pelatihan cara memasak dan menyajikan menu yang benar. Standar gizi tidak boleh dikompromi oleh cara kerja yang asal-asalan," tegas Sukriyanto yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Pamekasan.

Puncak dari karut-marut ini adalah ditemukannya dapur yang beroperasi tanpa memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Limbah sisa produksi makanan yang tidak dikelola dengan benar dikhawatirkan akan mencemari lingkungan sekitar.

Baca Juga:Di Balik Dapur MBG, Perjuangan Agus Menghidupi Keluarga dan Melunasi Utang

Tindakan tegas pun diambil. Dua SPPG, yakni di Desa Murtajih dan Desa Buddagan, Kecamatan Pademawu, resmi dihentikan operasionalnya secara sementara.

"Untuk dua lokasi di Pademawu, operasional kami hentikan total. Mereka baru diperbolehkan masak kembali jika IPAL sudah tersedia dan memenuhi syarat," ujar Sukriyanto. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak