Misteri Bayi dalam Plastik Hitam di Ponorogo: Hasil Autopsi Ungkap Fakta Memilukan Sebelum Dibuang

Hasil autopsi medis menyatakan bayi lahir cukup bulan tanpa tanda kekerasan fisik

Wakos Reza Gautama
Senin, 18 Mei 2026 | 12:54 WIB
Misteri Bayi dalam Plastik Hitam di Ponorogo: Hasil Autopsi Ungkap Fakta Memilukan Sebelum Dibuang
Ilustrasi mayat anak. Warga Desa Trisono, Ponorogo, menemukan jasad bayi laki-laki terbungkus plastik di dalam selokan pada Senin, 18 Mei 2026. [Antara]
Baca 10 detik
  • Warga Desa Trisono, Ponorogo, menemukan jasad bayi laki-laki terbungkus plastik di dalam selokan pada Senin, 18 Mei 2026.
  • Hasil autopsi medis menyatakan bayi lahir cukup bulan tanpa tanda kekerasan fisik dan diperkirakan telah meninggal sebelum dibuang.
  • Satreskrim Polres Ponorogo memeriksa tiga saksi serta menganalisis rekaman CCTV guna mengungkap identitas pelaku pembuang jasad bayi tersebut.

SuaraJatim.id - Tabir gelap yang menyelimuti penemuan jasad bayi laki-laki di Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Ponorogo, mulai tersingkap.

Seiring dengan selesainya proses autopsi di RSUD dr. Harjono, satu per satu fakta memilukan terungkap ke permukaan, menggambarkan detik-detik terakhir sang bayi malang sebelum akhirnya ditemukan warga dalam kondisi membusuk.

Berdasarkan hasil medis, bayi berjenis kelamin laki-laki itu lahir dalam kondisi fisik yang sempurna dengan panjang tubuh 55 sentimeter dan rambut hitam legam sepanjang 5 sentimeter. Saat ditemukan terbungkus plastik hitam di sebuah selokan, tali pusarnya masih melekat utuh.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengungkapkan sebuah fakta kunci yang mengubah arah penyelidikan. Polisi menduga kuat bahwa bayi tersebut sudah meninggal dunia sebelum pelaku membuangnya ke selokan.

Baca Juga:Bayi Merah dengan Ari-ari Masih Menempel Dibuang di Halaman Rumah Warga Jombang

"Diperkirakan sebelum dibuang, bayi tersebut sudah meninggal dunia. Hasil autopsi menunjukkan kondisi lahirnya wajar dan cukup bulan," ungkap AKP Imam Mujali, Senin (18/5/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Pemeriksaan medis juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau luka luar pada tubuh mungil tersebut. Meski jasadnya telah mengalami pembusukan selama tiga hingga empat hari, tubuh sang bayi masih utuh.

Luka bintik yang ditemukan di bagian belakang kepala diduga kuat muncul secara alami akibat proses pembusukan di area terbuka.

Hingga saat ini, penyidik Satreskrim Polres Ponorogo terus bekerja ekstra untuk memecahkan teka-teki siapa orang tua yang tega melakukan perbuatan tersebut.

Selain mengandalkan hasil autopsi, polisi kini tengah memelototi rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian untuk mencari jejak orang asing atau kendaraan mencurigakan yang melintas di sekitar selokan pemukiman warga Desa Trisono.

Baca Juga:Jasad Bayi Membusuk dalam Kantong Plastik Gegerkan Warga Babadan Ponorogo

"Tiga orang saksi sudah kami periksa, termasuk mereka yang pertama kali mencium bau menyengat dan menemukan plastik hitam tersebut. Kami juga masih mendalami apakah proses persalinannya dibantu tenaga medis atau dilakukan sendiri secara ilegal," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak