- Putra pendiri NU, KH M Roqib Abdul Wahab, wafat pada Selasa malam, 29 Juli 2026.
- Beliau sempat menjalani perawatan medis di RSUD setempat akibat sakit sebelum mengembuskan napas terakhirnya.
- Jenazah almarhum dijadwalkan dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Kamis.
SuaraJatim.id - Di tengah kesibukan pesantren mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tahun 2026 mendatang, sebuah kabar duka datang dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas.
KH M Roqib Abdul Wahab, salah satu pilar keluarga besar pesantren legendaris tersebut, mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa malam (29/7/2026).
Kepergian sosok yang akrab disapa Gus Rokib ini bukan sekadar kehilangan bagi keluarga, melainkan duka mendalam bagi nahdliyin.
Beliau adalah putra kelima dari almarhum KH Abdul Wahab Hasbullah, sang inisiator sekaligus pendiri NU yang jejak juangnya telah mendarah daging di republik ini.
Baca Juga:Pasangan Pencuri Gasak Vario Karyawan RSUD Jombang di Depan Kamar Mayat
Sebelum dinyatakan wafat, Gus Rokib sempat berjuang melawan sakit yang dideritanya. Ia sempat menjalani perawatan intensif di RSUD setempat sebelum akhirnya takdir menjemput. Kabar pilu ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Umum Yayasan PPBU Tambakberas, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq.
"Innalillahi wa inailaihi rojiun. Tambakberas berduka, KH Roqib Wahab Hasbullah wafat," tulis Gus Rozaq dalam pesan singkat yang menyebarkan getar kesedihan ke seluruh penjuru pesantren yang telah berdiri sejak 1825 tersebut dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Gus Rozaq, yang juga merupakan keponakan almarhum, memohon doa dari seluruh masyarakat dan santri agar pamannya mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. "Mohon dimaafkan segala khilaf dan kesalahannya. Mohon doa untuk beliau," tuturnya penuh khidmat.
Lahir dari pasangan KH Abd Wahab Hasbullah dan Nyai Sa'diyah (Rahmah binti Abdul Majid), Gus Rokib adalah bagian dari barisan putra-putri sang "Singa Jombang" yang gigih meneruskan estafet perjuangan sang ayah.
Ia tumbuh bersama saudara-saudaranya yang juga tokoh-tokoh besar: Nyai Machfudloh, Nyai Chizbiyah, Hj Mundjidah Wahab (Bupati Jombang 2018-2023), serta KH M Hasib.
Baca Juga:Misteri 4 Huruf di Menara Ponpes Tambakberas: Pesan Langit KH Hasbullah Said Tentang Kemerdekaan RI
Bersama-sama, mereka menjadi jangkar yang menjaga marwah Bahrul Ulum dan membesarkan organisasi NU, baik di kancah daerah maupun nasional.
Rencananya, jenazah Gus Rokib akan disemayamkan di tempat peristirahatannya yang terakhir, bergabung dengan leluhur di kompleks pemakaman (maqbaroh) keluarga besar PPBU Tambakberas. Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.