Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas

Gubernur Khofifah dan Danjen Akademi TNI bagikan Merah Putih di Pasuruan untuk gelorakan semangat kebangsaan dan persatuan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani
Senin, 10 Agustus 2026 | 17:51 WIB
Khofifah Ajak Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Kobarkan Semangat Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Danjen Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha membagikan Bendera Merah Putih kepada civitas akademika Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Pasuruan.(Dok. Pemprov Jatim)

SuaraJatim.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Komandan Jenderal Akademi TNI Letjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha membagikan ratusan Bendera Merah Putih kepada civitas akademika Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Pasuruan di Jalan Erlangga Selatan, Purworejo, Kota Pasuruan, minggu lalu.

Suasana berlangsung penuh semangat saat Khofifah mengajak seluruh peserta menyanyikan lagu Hari Merdeka dan Halo-Halo Bandung. Lantunan lagu perjuangan menggema di lingkungan Sekolah Rakyat dan membangkitkan semangat kebangsaan.

"Karena ini sudah memasuki bulan kemerdekaan, saya rasa ini momentum tepat untuk menggelorakan semangat kemerdekaan," ujar Khofifah.

Khofifah menyampaikan, pengibaran dan pembagian Bendera Merah Putih bukan sekadar kegiatan seremonial. Bendera Merah Putih menjadi simbol persatuan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, maupun latar belakang sosial.

Baca Juga:Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Ia menegaskan bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan, pengorbanan, dan persatuan seluruh elemen bangsa. Karena itu, semangat tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar mereka memahami pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Ketika generasi muda memahami bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan yang panjang, mereka akan semakin menyadari bahwa persatuan dan kesatuan adalah modal utama untuk menjaga Indonesia tetap kuat," kata Khofifah.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, Khofifah juga mengingatkan bahwa tantangan bangsa saat ini tidak lagi hanya bersifat fisik, tetapi juga hadir melalui penyebaran hoaks, ujaran kebencian, disinformasi, dan berbagai narasi provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan.

"Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus dihidupkan, bendera merah putih adalah salah satu hal yang mempersatukan kita semua dari berbagai perbedaan diantara kita semua, kita memiliki bendera yang sama," katanya.

Khofifah menambahkan, pembagian Bendera Merah Putih diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Indonesia. Dengan semangat tersebut, masyarakat didorong menjaga persatuan serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa sesuai bidangnya masing-masing.

Baca Juga:Lepas Pramuka ke Jambore Nasional XII, Gubernur Khofifah: Pererat Persaudaraan dan Semangat Nasional

"Rasa cinta tanah air kita dapat tumbuh apabila kita bersama-sama membentangkan, mengibarkan merah putih," tegasnya.

Secara khusus, Khofifah menilai momentum ini penting bagi para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi. Melalui kegiatan tersebut, nilai perjuangan, kerja keras, disiplin, dan pantang menyerah diharapkan tertanam sejak dini sebagai bekal menghadapi masa depan.

"Kita perlu menanamkan nilai perjuangan kepada generasi muda, anak-anak kita yang ada di SR, ini akan mengajarkan bahwa untuk mendapatkan sebuah kemerdekaan, sesuatu yang kita inginkan itu ada perjuangan dan pengorbanan yang harus terus diupayakan," katanya.

Ia menegaskan bahwa menjaga kemerdekaan pada masa kini dapat diwujudkan dengan cara berbeda sesuai zamannya. Jika para pahlawan dahulu berjuang mengangkat senjata, generasi muda saat ini memiliki tanggung jawab mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, prestasi, inovasi, serta karakter yang kuat.

"Para siswa tidak ikut turun mengangkat senjata untuk melawan terorisme, tapi mereka harus belajar dan berusaha keras untuk meraih prestasi, berinovasi, dan tidak mudah termakan isu negatif dan provokatif," jelas Khofifah.

Khofifah berharap Bendera Merah Putih yang dibagikan kepada seluruh siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Pasuruan menjadi simbol harapan sekaligus motivasi bagi mereka untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi unggul yang akan membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini