- Persebaya Surabaya meningkatkan intensitas latihan untuk menghadapi laga perdana Super League 2026/2027 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
- Pertandingan pembuka tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, pada hari Sabtu, 5 September 2026.
- Bek Yuran Fernandes menyatakan tim siap menerapkan strategi pelatih Bernardo Tavares untuk mengatasi rekor pertemuan musim lalu.
SuaraJatim.id - Persebaya Surabaya terus meningkatkan intensitas latihan menjelang laga perdana BRI Super League 2026/2027.
Setelah melewati rangkaian pramusim, Green Force kini mulai memusatkan fokus pada pertandingan resmi pertama.
Persebaya akan menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (5/9/2026).
Bek Persebaya, Yuran Fernandes, menilai persiapan tim terus menunjukkan perkembangan positif. Intensitas latihan yang meningkat menjadi salah satu indikator kesiapan Green Force menghadapi kompetisi.
Baca Juga:Lolos ke Final Piala Presiden 2026, Bernardo Tavares Puji Mental Baja Pemain Persebaya
"Menghadapi laga perdana Super League, saya menilai persiapan kami semakin baik. Kami memiliki pemain-pemain berkualitas dan intensitas latihan yang terus meningkat," kata Yuran melansir laman resmi klub, Rabu (2/8/2026).
![Persebaya Surabaya menuntaskan program pemusatan latihan di Thailand setelah menjalani rangkaian persiapan selama sembilan hari. [Persebaya]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/27/51128-persebaya-surabaya.jpg)
Namun, Yuran menyadari Bhayangkara bukan lawan mudah. Musim lalu, Persebaya gagal meraih kemenangan dalam dua pertemuan, yakni bermain imbang saat tandang dan kalah ketika bermain di Gelora Bung Tomo.
Catatan tersebut menjadi pelajaran bagi Persebaya untuk menghadapi laga pembuka dengan kesiapan lebih baik. Yuran memprediksi pertandingan akan berlangsung dengan tempo tinggi.
"Kami juga tahu lawan memiliki intensitas permainan yang bagus pada musim sebelumnya. Karena itu, kami memperkirakan pertandingan nanti akan berjalan dengan tempo dan intensitas yang sangat tinggi," ujarnya.
Meski demikian, Yuran memilih tidak terpaku pada hasil musim lalu. Pemain 31 tahun itu menegaskan fokus tim adalah menjalankan strategi yang telah dipersiapkan pelatih Bernardo Tavares.
Baca Juga:Ze Gomes Ubah DNA Madura United, Intensitas Tinggi Jadi Kunci Musim Baru
"Saya rasa seluruh pemain sudah memahami bagaimana Coach Bernardo Tavares ingin kami bermain. Kami mengerti sistem, strategi, dan cara bermain yang diterapkan. Sekarang tugas kami adalah menerapkannya di pertandingan dan memberikan yang terbaik untuk tim," tandasnya.
Rangkaian pramusim, termasuk latihan di Surabaya dan pemusatan latihan di Thailand, kini menjadi bekal Persebaya untuk memulai perjalanan di Super League 2026/2027.