Pria Tewas Ditabrak KA Majapahit di Blitar: Keluarga Sebut Korban Depresi

Seorang pria berusia 55 tahun tewas tertabrak KA Majapahit di Kecamatan Garum, Blitar

Wakos Reza Gautama
Rabu, 02 September 2026 | 11:38 WIB
Pria Tewas Ditabrak KA Majapahit di Blitar: Keluarga Sebut Korban Depresi
Seorang pria berusia 55 tahun asal Kota Blitar meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api (KA) Majapahit di wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Rabu (2/9/2026) pagi. [beritajatim.com]
Baca 10 detik
  • Seorang pria berusia 55 tahun tewas tertabrak KA Majapahit di Kecamatan Garum, Blitar, Rabu pagi.
  • Petugas gabungan segera mengevakuasi jasad korban ke RSUD Mardi Waluyo untuk menjalani proses visum.
  • Polisi masih mendalami keterangan keluarga mengenai dugaan korban mengalami depresi sebelum kejadian tersebut.

SuaraJatim.id - Kecelakaan terjadi di lintasan kereta api wilayah Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Rabu (2/9/2026) pagi. Seorang pria paruh baya berusia 55 tahun mengembuskan napas terakhirnya setelah terhantam Kereta Api (KA) Majapahit yang melaju dari arah barat menuju timur tersebut.

Kejadian berlangsung cepat pada pukul 05.01 WIB. Masinis KA Majapahit, yang menyadari adanya benturan, segera melaporkan insiden tersebut ke petugas Stasiun Garum.

Dalam hitungan menit, koordinasi cepat dilakukan antara pihak stasiun, Polsek Garum, hingga Unit Inafis Polres Blitar.

Di lokasi kejadian, petugas gabungan berjibaku melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tubuh korban segera dievakuasi menuju RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk menjalani proses visum et repertum.

Baca Juga:Dari Blitar untuk NTT, 200 Kilogram Sambel Pecel Dikirim untuk Korban Gempa Bumi

Polisi yang langsung bergerak menghubungi pihak keluarga menemukan sebuah petunjuk awal yang mengarah pada kondisi psikologis korban.

"Berdasarkan keterangan sementara dari salah satu pihak keluarga, korban diduga tengah mengalami depresi," ungkap Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Meski demikian, pihak kepolisian tidak ingin gegabah. Muheni menegaskan bahwa keterangan keluarga tersebut masih didalami dan belum menjadi kesimpulan akhir.

Tim penyidik bersama PT KAI masih terus mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan memeriksa pihak keluarga untuk menyusun kepingan fakta yang lebih utuh.

Polres Blitar kembali mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra saat berada di sekitar jalur KA.

Baca Juga:Nekat Jualan Dekat Masjid, Toko Miras di Blitar Akhirnya Digembok

"Kami meminta masyarakat segera melaporkan jika melihat potensi bahaya atau gangguan keamanan melalui layanan 110 atau ke kantor polisi terdekat," pungkas Muheni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini