- Wanita berinisial MMN melaporkan kehilangan sepeda motor ke Polres Lamongan pada awal September 2026.
- Sepeda motor tersebut ternyata tertinggal selama tiga hari di parkiran minimarket akibat pemiliknya lupa.
- Petugas kepolisian telah menyerahkan kembali kendaraan tersebut kepada pemiliknya setelah melakukan penyelidikan data.
SuaraJatim.id - Apa jadinya jika Anda merasa kehilangan sepeda motor, melapor ke polisi dengan panik, namun ternyata kendaraan tersebut sedang nongkrong tempat parkir? Inilah kisah unik yang dialami seorang wanita berinisial MMN (30) di Lamongan.
Selama hampir tiga hari, sebuah Honda Vario berdiri membisu di depan Indomaret, Jalan KH Ahmad Dahlan. Tak ada yang datang menjemputnya.
Tak ada pula yang mengaku memilikinya. Teka-teki motor tak bertuan ini pun sempat memicu tanda tanya besar di kalangan warga dan pegawai minimarket.
Kecurigaan bermula ketika pegawai retail tersebut merasa ganjil melihat motor yang sama tak bergeser sedikit pun sejak Minggu (30/8/2026).
Baca Juga:Bejat! Bapak dan Anak Diduga Jadi Pelaku Pencabulan di Lamongan
Khawatir motor tersebut merupakan hasil tindak kejahatan atau milik orang yang mengalami musibah, mereka pun menghubungi Call Center 110.
Polisi yang tiba di lokasi segera mengamankan Vario tersebut ke Mapolres Lamongan. Penyelidikan pun dimulai.
"Kami melakukan pengecekan data kendaraan dan mencocokkannya dengan laporan kehilangan yang masuk," ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, Selasa (1/9/2026) dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.
Hasilnya mengejutkan sekaligus menggelitik. Polisi menemukan laporan kehilangan dengan nomor polisi yang persis sama. Pelapornya tak lain adalah MMN.
Petugas kemudian menghubungi MMN untuk mengonfirmasi temuannya. Saat itulah, ingatan pria berusia 30 tahun itu mendadak pulih.
Baca Juga:Kecelakaan di Simpang Kembang Ijo Tuban: Nyawa Gadis 19 Tahun Melayang
Bak disambar petir di siang bolong, ia baru tersadar bahwa motornya tidak hilang dicuri di kosan, seperti yang ia asumsikan sebelumnya.
"Setelah dihubungi petugas, korban baru ingat bahwa sebelumnya ia memang membawa motor itu ke toko tersebut, namun ia pulang ke kos dengan berjalan kaki. Ia benar-benar lupa kalau motornya masih tertinggal di sana," terang Hamzaid.
Rupanya, MMN begitu asyik berbelanja hingga melupakan "teman perjalanannya". Ia melenggang pulang ke rumah dengan kaki telanjang, dan baru merasa kehilangan motor saat melihat parkiran kosnya kosong melompong keesokan harinya.
Drama lupa akut ini berakhir bahagia. Motor Vario tersebut akhirnya diserahkan kembali kepada MMN oleh personel Satreskrim Polres Lamongan. Meski harus menanggung malu, MMN kini bisa kembali menunggangi motor kesayangannya.
Polres Lamongan pun memberikan apresiasi tinggi kepada pegawai minimarket yang sigap melapor. Kasus ini menjadi contoh nyata betapa pentingnya kepedulian masyarakat dan efektivitas layanan Call Center 110.
"Ini contoh kepedulian yang baik. Jangan ragu melapor jika menemukan hal mencurigakan. Tapi bagi masyarakat, kami juga mengimbau: jangan sampai lupa di mana memarkirkan kendaraan, ya!" pungkas Hamzaid.